Ketegangan Road Bike-pemotor, Anies: Harus saling menghormati dan taat

Ketegangan Road Bike-pemotor, Anies: Harus saling menghormati dan taat

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (tengah) dan Duta Besar Belanda Lambert Grijns, dan Duta Besar Denmark Lars Bo Larsen bersama komunitas sepeda berpose di Balai Kota Jakarta Kamis (3/6/2021). Mereka semua mengikuti kegiatan bersepeda bareng dengan rute Bundaran Senayan, Bendungan Hilir, Dukuh Atas, Bundaran HI, dan Balai Kota Jakarta dalam menyambut Hari Sepeda Sedunia Kamis ini. ANTARA/Ricky Prayoga/aa. (Antara/Ricky Prayoga)

pengguna jalan seluruhnya harus memperhatikan prioritas mulai dari pejalan kaki, pesepeda, hingga pengendara kendaraan bermotor
Jakarta (ANTARA) - Sehubungan dengan sempat viralnya foto ketegangan antara pengendara sepeda balap (road bike) dan pengendara motor di jalan protokol, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berpesan agar semua pengendara kendaraan harus saling menghormati dan mengikuti aturan.

"Semua ingin pesepeda dan kendaraan bermotor saling menghormati dan mengikuti aturan. Nomor satu adalah keselamatan, khususnya keselamatan bagi pengguna jalan yakni orang lain dan dirinya," kata Anies di Bundaran Senayan Jakarta, Kamis.

Baca juga: Anies bareng Dubes Belanda bersepeda pakai batik

Anies menyebut  pengguna jalan seluruhnya harus memperhatikan prioritas mulai dari pejalan kaki, pesepeda, hingga pengendara kendaraan bermotor.

"Itu semua adalah pengguna jalan. Karena itu saling menghormati, ikuti ketentuan yang ada, dengan demikian perjalanan dari satu tempat ke tempat lainnya akan selamat," ucap Anies.

"Jadi sadarilah bahwa jalan ini bukan milik satu jenis moda transportasi, jadi jangan sampai ada yang menggunakan jalan tanpa memikirkan keselamatan orang lain maupun keselamatan dirinya," ujar Anies.

Baca juga: Anggota DPR: Kebijakan MRT populerkan sepeda jadi alat transportasi

Sebelumnya, sebuah foto yang menunjukkan rombongan pesepeda yang melaju di jalur kanan viral di media sosial. Foto itu juga menunjukkan pengendara sepeda motor yang mengangkat jari tengahnya ke arah rombongan pesepeda itu.

Mulanya, foto ini diunggah oleh akun @samartemaram di Twitter, Kamis (27/5). Akun tersebut menulis "caption" soal pengendara motor yang berani mengacungkan jari tengah kepada rombongan pesepeda yang menggunakan jalur kanan tersebut.

"Berani-beraninya ama pejuang antipolusi ibukota," tulis @samartemaram.

Adapun komunitas pesepeda yang di maksud dalam akun Instagram-nya @goshow.cc memberikan klarifikasi dalam bahasa Inggris. Mereka mengakui bahwa lokasi foto tersebut berada di kawasan Dukuh Atas.

Baca juga: Polda Metro Jaya mulai tertibkan pesepeda keluar jalur

Mereka mengaku memang ada di jalur kanan, tapi ini karena ada bus yang sedang menyeberang di "underpass" Dukuh Atas.

"Ya, kami berkendara di jalur kanan untuk melewati lalu lintas turun di dukuh atas. Hal ini disebabkan adanya bus yang menyeberang ke underpass dukuh atas..," tulis @goshow.cc, Jumat (28/5).

Terbaru, Akun Instagram komunitas pesepeda @goshow.cc yang sempat menjelaskan kejadian itu akhirnya meminta maaf usai menimbulkan polemik di tengah masyarakat tentang pesepeda vs pengendara motor.

Sebuah foto dengan tulisan "MAAF" terpampang diunggahan terakhir akun itu. Akun ini juga turut menuliskan pernyataan mereka terkait permintaan maaf ini.

"Atas keramaian beberapa hari lalu, kami dari komunitas #GoShowcc mengaturkan permohonan maaf kepada masyarakat," tulis akun itu.

Pewarta: Ricky Prayoga
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Anies pimpin apel kesiapsiagaan hadapi musim hujan

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar