Saan: Koalisi NasDem-Golkar bisa usung capres pada Pemilu 2024

Saan: Koalisi NasDem-Golkar bisa usung capres pada Pemilu 2024

Wakil Ketua Komisi II DPR RI Saan Mustofa saat ditemui usai rapat internal Komisi II DPR RI di Kompleks Parlemen RI, Senayan, Jakarta. (ANTARA/ Abdu Faisal)

Jakarta (ANTARA) - Sekretaris Fraksi Partai NasDem DPR RI Saan Mustofa menilai apabila partainya berkoalisi dengan Partai Golkar pada Pemilu 2024 sudah bisa untuk mengusung pasangan calon presiden-calon wakil presiden.

"Koalisi Golkar dan NasDem sudah cukup untuk mengusung pasangan calon presiden. Itu sudah lebih dari 20 persen syarat gabungan parpol mengajukan capres," kata Saan di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis.

Dia mengakui NasDem menjalin komunikasi intensif dengan Golkar karena keduanya memiliki persamaan platform partai dan historis.

Baca juga: Fraksi NasDem setuju jadwal Pemilu 2024 dimajukan

Namun, menurut dia, partainya tetap menjalin komunikasi politik dengan partai politik lain untuk membangun koalisi agar kontestasi Pilpres 2024 bisa memenuhi persyaratan.

"Secara matematis bisa menghadirkan tiga pasangan calon kalau asumsi ambang batas pencalonan capres sebesar 20 persen. Idealnya bisa lima pasang namun kalau tiga pasang sangat memungkinkan," ujarnya.

Wakil Ketua Komisi II DPR RI itu menilai ruang munculnya tiga pasangan calon pada Pilpres 2024 sangat terbuka karena dari sisi kandidat belum ada sosok yang sangat menonjol sehingga elektabilitasnya setara.

Baca juga: NasDem dukung upaya RI hentikan agresi militer Israel di Palestina

Hal itu, katanya, membuka ruang masing-masing tokoh yang muncul dari berbagai hasil survei untuk bisa menjadi capres dan tidak mengerucut dua nama.

"Namun menurut saya ini nanti tergantung kepada formulasi pengerucutan dari masing-masing partai," katanya.

Baca juga: NasDem sebut penggugat jabatan ex-officio BP Batam tidak hargai Jokowi

Saan mengatakan saat ini partainya sedang mempersiapkan format Konvensi Capres 2024 dan secara teknis akan mulai berjalan pada tahun 2022.

Pewarta: Imam Budilaksono
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Jokowi jelaskan tujuan UU Cipta Kerja di HUT Nasdem

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar