Polisi selidiki keracunan bocornya pipa gas PT Pindo Deli 2 Karawang

Polisi selidiki keracunan bocornya pipa gas PT Pindo Deli 2 Karawang

Warga dievakuasi ke kantor desa akibat peristiwa bocornya pipa gas PT Pindo Deli di Karawang, Jawa Barat, Kamis (3/6/2021). ANTARA/Ali Khumaini.

Sebanyak 288 orang yang terdampak kebocoran gas coustic soda milik PT Pindo Deli 2 terpaksa dievakuasi ke kantor Desa Kuta Mekar
Karawang, Jabar (ANTARA) - Polres Kabupaten Karawang langsung melakukan penyelidikan atas peristiwa kebocoran pipa gas coustik Soda PT Pindo Deli 2, Desa Kutamekar, Kecamatan Ciampel, Karawang, Jawa Barat.

Kapolres Karawang AKBP Rama Samtama Putra, di Karawang, Kamis malam mengatakan, pihaknya sudah memasang garis polisi di lokasi kebocoran pipa gas tersebut.

“Garis polisi sudah dipasang. Jadi tidak boleh ada kegiatan di lokasi sampai Tim Puslabfor Mabes Polri datang ke lokasi,” katanya.

Ia menyampaikan pihaknya akan terus melakukan pendalaman terkait dengan kasus kebocoran pipa gas pabrik PT Pindo Deli 2 itu.

Pengumpulan bukti-bukti serta keterangan dari saksi-saksi seputar penyebab terjadinya kebocoran pipa gas itu mulai dilakukan.

Sementara itu berdasarkan informasi yang dihimpun, sebanyak 288 orang yang terdampak kebocoran gas coustic soda milik PT Pindo Deli 2 terpaksa dievakuasi ke kantor Desa Kuta Mekar.

Sementara itu, peristiwa bocornya pipa gas coustic soda PT Pindo Deli 2 bukan pertama kali terjadi.

Sebelumnya pada tahun 2017 dan 2018 warga setempat juga mengalami penderitaan yang sama akibat bocornya cerobong asap milik Pindo Deli 2. 

Baca juga: Pipa gas pabrik bocor, ratusan warga Karawang-Jabar keracunan

Baca juga: Setelah puluhan keracunan, Pindo Deli disimpulkan melakukan pencemaran

Baca juga: Kepolisian Resor Karawang dalami kasus keracunan limbah

Baca juga: Puluhan pelajar di Karawang keracunan asap pabrik


 

Pewarta: M.Ali Khumaini
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Puluhan warga Ngawi keracunan usai makan nasi kotak

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar