Komisi III DPR: Lapas harus bebas dari penularan COVID-19

Komisi III DPR: Lapas harus bebas dari penularan COVID-19

Anggota Komisi III DPR RI Habib Aboe Bakar Al-Habsyi saat berkunjung ke Kanwil Kemenkumham Kalsel, Banjarmasin, Jumat (4-6-2021). ANTARA/Firman

Perlu adanya kewaspadaan tinggi terhadap seluruh lapas dan rutan, jangan sampai muncul kasus COVID-19.
Banjarmasin (ANTARA) - Anggota Komisi III DPR RI Habib Aboe Bakar Al-Habsyi mengatakan lembaga pemasyarakatan (lapas) ataupun rumah tahanan negara (rutan) harus bebas dari penularan COVID-19 sehingga upaya pencegahan harus semaksimal mungkin.

"Perlu adanya kewaspadaan tinggi terhadap seluruh lapas dan rutan, jangan sampai muncul kasus COVID-19," kata Habib Aboe Bakar Al-Habsyi di Banjarmasin, Jumat.

Habib Aboe Bakar mengatakan hal itu ketika berkunjung ke Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Kalimantan Selatan.

Dalam pertemuan dengan Kepala Kanwil Kemenkumham Kalsel Tejo Harwanto, dia menekankan bahwa penularan COVID-19 begitu rentan terjadi di mana saja, tidak terkecuali di lingkungan lapas/rutan.

Untuk itulah, menurut dia, pentingnya kewaspadaan tinggi mengingat lingkungan lapas yang begitu banyak penghuninya, bahkan ada yang overkapasitas.

"Kalau satu saja muncul kasus COVID-19, bakal repot urusannya. Penularan akan begitu cepat terjadi dari satu warga binaan ke lainnya. Prosedur penanganannya pun tentu berbeda dengan warga lain yang hidup bebas di luar sana," kata wakil rakyat dari Dapil Kalimantan Selatan I itu.

Habib Aboe Bakar mengapresiasi apa yang sudah diterapkan Kanwil Kemenkumham Kalsel untuk jajaran lapas/rutan di bawah binaannya terkait dengan pencegahan penularan COVID-19. Oleh karena itu, kebijakan bagus saat ini harus dipertahankan secara konsisten.

"Misalnya, peniadaan kunjungan tatap muka bagi keluarga. Lapas telah memfasilitasi kunjungan secara daring seperti telepon video. Protokol kesehatan secara ketat juga telah berjalan, terutama bagi petugas, karena tidak menutup kemungkinan virus justru dibawa oleh petugas dari aktivitas di luar ke dalam Lapas," katanya.

Baca juga: Kemenkumhan menjamin perlindungan hukum petugas tangani napi teroris
 
Habib Aboe Bakar Al-Habsyi bersama Kepala Kanwil Kemenkumham Kalsel Tejo Harwanto. ANTARA/Firman


Sementara itu, Tejo Harwanto menyampaikan beberapa hal kepada Habib Aboe Bakar, di antaranya masalah sarana dan prasarana untuk Lapas Batulicin. Disampaikan bahwa pemerintah daerah setempat menyanggupi untuk memberikan sarana dan prasarana secara bertahap.

Dibahas pula perihal hibah lahan oleh Pemerintah Kabupaten Balangan, penandatanganan MoU antara Kanwil Kemenkumham Kalsel dan Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan, dan kondisi terkini lapas/rutan di Kalsel secara umum.

"Dalam pertemuan yang singkat ini, Pak Habib Aboe Bakar menyampaikan adanya peningkatan kinerja dan mengapresiasi Kanwil Kemenkumham Kalsel," kata Tejo di dampingi Kepala Divisi Keimigrasian Teodorus Simarmata dan Kepala Divisi Pemasyarakatan Sri Yuwono.

Baca juga: Anak didik Lapas Palu meriahkan Hari Pancasila dengan permainan rakyat

Pewarta: Firman
Editor: D.Dj. Kliwantoro
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Ratusan napi di Lapas Kelas 2-A Jember divaksinasi

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar