Pasien COVID-19 di Kulon Progo bertambah 29 menjadi 6.186 kasus

Pasien COVID-19 di Kulon Progo bertambah 29 menjadi 6.186 kasus

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kulon Progo Baning Rahayujati. ANTARA/Sutarmi

jangan sampai lengah supaya tidak ada lonjakan
Kulon Progo (ANTARA) - Pasien terkonfirmasi positif COVID-19 di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, bertambah 29 kasus baru, sehingga total selama pandemi menjadi 6.186 kasus.

"Perubahan situasi COVID-19 per 4 Juni 2021 bertambah positif 29 kasus baru," kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kulon Progo Baning Rahayujati di Kulon Progo, Jumat.

Ia mengatakan 29 kasus baru tersebut tersebar di Kecamatan Panjatan lima kasus, Nanggulan tiga kasus, Pengasih tiga kasus, Galur satu kasus, Sentolo satu kasus, Samigaluh dua kasus, Wates satu kasus, Kalibawang tujuh kasus, Temon lima kasus, dan Lendah satu kasus.

Selan itu, hari ada satu kasus terkonfirmasi COVID-19 yang meninggal merupakan warga Galur. Kemudian, ada 27 pasien yang telah selesai menjalani isolasi. Yakni dari Panjatan tiga orang, Pengasih 12 orang, Nanggulan dua orang, dan Girimulyo 10 orang.

"Hari ini, penambahan kasus harian di Kecamatan Kalibawang menempati posisi tertinggi. Penyebab penyebaran COVID-10 lebih pada kontak erat, suspek, dan pelaku perjalanan," katanya.

Baca juga: Angka kematian positif COVID-19 di Kulon Progo capai 58 kasus
Baca juga: Dinkes Kulon Progo masih perketat akses masyarakat di Kokap


Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kulon Progo, total pasien terkonfirmasi COVID-19 sebanyak 6.186 kasus dengan rincian 56 isolasi mandiri, 253 isolasi mandiri, 5.226 selesai isolasi, 533 sembuh, dan 118 meninggal dunia.

Kemudian, sebaran terkonfirmasi COVID-19 di setiap kecamatan dari tertinggi sampai terendah, yakni Wates 835 kasus, Pengasih 832 kasus, Sentolo 687 kasus, Kokap 633 kasus, Panjatan 588 kasus, Temon 552 kasus, Lendah 539 kasus, Nanggulan 361 kasus, Kalibawang 319 kasus, Samigaluh 163 kasus, dan Girimulyo 146 kasus.

"Kami mengingatkan kepada satgas COVID-19 tingkat desa untuk meningkatkan sosialisasi protokol kesehatan. Jangan sampai lengah supaya tidak ada lonjakan penambahan COVID-19," katanya.

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kulon Progo Fajar Gegana mengingatkan kepada warga untuk 5M mulai dari memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan serta membatasi mobilitas dan interaksi.

"Jangan sampai lengah, khususnya selalu memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan," katanya.

Baca juga: Gugus Tugas COVID-19 Kulon Progo perketat akses masyarakat di Kokap
Baca juga: 10 anak asuh Panti Asuhan Muhammadiyah Wates terkonfirmasi COVID-19

Pewarta: Sutarmi
Editor: Budhi Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Presiden resmikan Yogyakarta International Airport

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar