Perampok Laptop Tikam Pantat Polisi

Perampok Laptop Tikam Pantat Polisi

(Antara News/ Grafis)

Samarinda ANTARA News) - Seorang anggota Polsekta Samarinda Utara, Kalimantan Timur, terluka akibat ditikam perampok, Minggu dinihari.

Kapolsekta Samarinda Utara, Ajun Komisaris Bambang Budiyanto, Minggu menyatakan, Brigadir Satu (Briptu) Dedi Sanjaya menderita luka tikam di pantat sebelah kiri oleh seorang pelaku pencurian laptop.

"Anggota kami ditikam saat menjalankan tugas, menangkap pelaku pencurian laptop itu. Pelaku juga merupakan residivis kasus perampokan," ungkap Bambang Budiyanto.

Peristiwa penikaman itu bermula saat anggota Polsekta Samarinda Utara tersebut melakukan penyamaran untuk bertransaksi dengan dua pelaku pencurian laptop tersebut.

"Saat itu, anggota kami tengah melakukan penyelidikan terkait kasus pencurian laptop beberapa waktu lalu. Dari hasil penyelidikan, pelaku pencurian itu diketahui salah satunya bernama Idup. Kami kemudian mengembangkan penyelidikan itu dengan memancing pelaku bertransaksi," ujar Kapolsekta Samarinda utara itu.

Saat bertransaksi itulah, Idup dan seorang rekannya berhasil diringkus.

Idup langsung diborgol kemudian dibawa ke Polsekta Samarinda Utara dengan menggunakan motor, sementara rekannya dibawa dengan mobil.

Walaupun sudah diapit dua polisi, namun dalam perjalanan Idup berhasil kabur setelah menikam pantat Briptu Dedi Sanjaya yang tengah membawa motor.

Anggota unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsekta Samarinda Utara itu pun langsung tersungkur dan segera dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD AW. Sjahranie Samarinda, sementara rekannya berusaha mengejar tersangka yang berhasil kabur dalam kondisi terborgol.

"Kemungkinan, anggota kami tidak menggeledah tersangka sehingga saat dibonceng dengan diapit dua petugas, Idup yang diduga menyembunyikan senjata tajam di sakunya itu sempat menikam Briptu Dedi Sanjaya," katanya.

"Saat pengejaran berlangsung, tersangka juga sempat melukai seorang warga di Jalan Pemuda IV yang mencoba membantu polisi menangkap Idup. Dia (Briptu Dedi Sanjaya) memang tidak diberi senjata api karena baru bertugas di unit Reskrim," ujar Kapolsekta Samarinda Utara itu.

Setelah aksi penikaman anggota polisi itu, ratusan personil baik dari Polsekta Samarinda Utara maupun Polresta Samarinda terlihat langsung diterjunkan di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Ratusan polisi itu kemugian menyisir beberapa tempat dan rumah warga yang diduga menjadi tempat persembunyian Idup.

Namun, hingga Minggu petang, pelaku pencurian dan penikaman polisi tersebut belum juga berhasil diringkus.

Sementara, Briptu Dedi Sanjaya masih menjalani perawatan di RSUD AW. Sjahranie Samarinda, akibat luka tikam yang menganga di bahagian pantat sebelah kirinya. (ANT/K004)

Pewarta: NON
Editor: Kunto Wibisono
COPYRIGHT © ANTARA 2010

Polisi tangkap pelaku penikaman warga Toraja di Wamena

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar