Laporan dari Kuala Lumpur

PPI UKM donasi pohon dan air untuk Palestina

PPI UKM donasi pohon dan air untuk Palestina

Divisi Intelektual dan Pengembangan Organisasi Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Universitas Kebangsaan Malaysia (UKM) bekerjasama, Gerakan Eco-Deen, Gerakan Agriquran dan Aksi Cepat Tanggap (ACT) melakukan webinar sekaligus aksi donasi air dan pohon untuk Palestina. ANTARA/HO-Adi.

Israel sejak lama telah menjadikan tanah Palestina sebagai lahan produktif bagi mereka sekaligus merampas ruang-ruang hijau penduduk Palestina, maka pihak kami terpanggil untuk melakukan donasi pohon sebagai amal jariah untuk Palestina
Kuala Lumpur (ANTARA) - Divisi Intelektual dan Pengembangan Organisasi Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Universitas Kebangsaan Malaysia (UKM) bekerjasama dengan Gerakan Eco-Deen, Gerakan Agriquran dan Aksi Cepat Tanggap (ACT) melakukan webinar sekaligus aksi donasi air dan pohon untuk Palestina.

PPI UKM dalam pernyataan pers-nya di Kuala Lumpur, Minggu, mengatakan webinar bertajuk "Keadilan lingkungan bagi Palestina" tersebut dilaksanakan tepat pada Hari Lingkungan Hidup Internasional pada Sabtu (5/6)

Periode donasinya sendiri berlangsung sampai dengan satu bulan kedepan yang akan di salurkan melalui ACT dalam bentuk donasi air dan Agriquran dalam bentuk donasi pohon.

Bintang tamu dalam webinar tersebut menghadirkan perwakilan dari ACT dan Agriquran serta akademisi hubungan internasional Indah Budiani yang juga turut dihadiri oleh oleh perwakilan dari aktivis lingkungan Palestina, Zainab Matar yang juga mahasiswi S2 ITB Jurusan Sains Lingkungan.

"Setiap hari Israel telah melakukan pengrusakan lingkungan yang sistematik di Jalur Gaza dalam bentuk pengeboman maupun di Tepi Barat melalui pemukim dan industri illegal mereka," kata Zainab Matar.

Dia mengatakan agresi Israel mengakibatkan degradasi tanah dan air, penurunan kualitas udara dan rakyat Palestina terancam efek jangka panjang seperti kanker dan kerusakan biologis lainnya.

"Apa yang telah dilakukan Israel, terhadap rakyat Palestina sebenarnya telah melanggar hukum internasional namun jalan keadilan terhadapnya sangat panjang karena kedua belah pihak saling tidak mengakui kedaulatan lawannya, maka gerakan dari level masyarakat bisa menjadi jembatan untuk masyarakat Palestina meraih keadilah," ujar Indah Budianti.

Perwakilan ACT, Ustad Sopian mengatakan pihaknya sejak beberapa tahun terakhir telah mengadakan donasi air kepada penduduk Gaza.

Perwakilan Agriquran Faras mengangkat isu penebangan hutan di sekitar wilayah Palestina yang dengan menampilkan sejumlah data.

"Israel sejak lama telah menjadikan tanah Palestina sebagai lahan produktif bagi mereka sekaligus merampas ruang-ruang hijau penduduk Palestina, maka pihak kami terpanggil untuk melakukan donasi pohon sebagai amal jariah untuk Palestina," katanya.

Webinar dimoderatori oleh Ketua Intelektual PPI UKM, Mansurni Abadi dan berlangsung lebih dari dua jam dengan menghadirkan sebanyak 50 lebih peserta.

 

Pewarta: Agus Setiawan
Editor: Fardah Assegaf
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Kalbar upayakan impor oksigen dari Malaysia berjalan lancar

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar