Kemendikbudristek-Kalla Group gali potensi lulusan vokasi otomotif

Kemendikbudristek-Kalla Group gali potensi lulusan vokasi otomotif

Suasana pemberian hadiah pemenang pertama dari kegiatan seleksi AVI ke-3 yang digelar Kemendikbudristek-Kalla Group untuk menggali potensi vokasi otomotif lulusan SMK, Politeknik dan lembaga kursus di Makassar dan sekitarnya. ANTARA Foto /HO/Kalla Group-Kemendikbudristek

Makassar (ANTARA) - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) menggandeng Kalla Group Corporation untuk terus mengakselerasi berbagai program dan menciptakan sumber daya manusia (SDM) unggul dengan menggali potensi lulusan vokasi otomotif.

"Ini untuk mendukung Indonesia Emas 2045. Salah satu bentuk dukungan nyata yang dihadirkan adalah melalui Akademi Vokasi Indonesia (AVI) ke-3 yang diselenggarakan di Makassar, Sulawesi Selatan," kata Direktur Pendidikan Tinggi Vokasi dan Profesi, Direktorat Jenderal (Ditjen) Pendidikan Vokasi - Direktorat Kemitraan Penyelarasan Dunia Usaha dan Dunia Industri (Mitras DUDI), Benny Bandanadjaja di sela kunjungannya di Makassar, Selasa.

Baca juga: Sekolah vokasi diperbanyak guna persiapkan tenaga kerja andal

Baca juga: Wapres resmikan 1.014 BLK Komunitas di Ponpes Cipasung


Dia mengatakan kegiatan ini merupakan akselerasi program Merdeka Belajar, khususnya Merdeka Belajar episode 11 yang bertajuk “Kampus Merdeka Vokasi”.

Setelah sukses menghelat AVI pertama dengan bidang Tata Rias di Jakarta dan AVI kedua dengan bidang Tata Busana di Solo, Jawa Tengah, AVI ketiga mengambil tema bidang otomotif dengan menggandeng mitra DUDI, Kalla Toyota, bagian dari Kalla Group of Companies kelompok usaha terbesar di Kawasan Timur Indonesia (KTI). ⁣

Benny yang juga juri AVI ketiga itu mengatakan saat ini dunia industri di Indonesia sudah mulai melihat kiprah dari lulusan vokasi yang memiliki keterampilan mumpuni.

Ia berharap para peserta dapat menjadi calon pemimpin di masa depan yang mampu mewarnai dunia usaha dan dunia industri menjadi lebih baik. “Ajang ini menjadi salah satu media promosi untuk pendidikan vokasi di Indonesia, sehingga masyarakat dapat melihat langsung kualitas lulusan pendidikan vokasi dalam menunjukkan keterampilannya,” ujarnya. ⁣

AVI merupakan ajang untuk menggali potensi para siswa dan mahasiswa vokasi di Tanah Air.

Pada kesempatan yang sama, secara virtual pemilik Kalla Group of Companies, Jusuf Kalla memberikan apresiasi kepada Kemendikbudristek atas inisiasi AVI ketiga.

“Pengalaman adalah guru terbaik, pengalaman salah satunya didapatkan dari magang sebagai sarana untuk  meningkatkan kompetensi, memajukan negara dan menghadapi pertumbuhan ekonomi yang pesat dan butuh kompetensi SDM,” katanya.⁣

Pelaksanaan kompetisi AVI ke-3 berhasil menarik minat 21 orang pendaftar dari Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), Politeknik, Lembaga Kursus dan Pelatihan, serta lulusan dari pendidikan vokasi dengan masa kelulusan kurang dari dua tahun di wilayah Makassar dan sekitarnya.

Baca juga: Pacu mutu vokasi industri, Astra Honda gelar kontes kreativitas guru

Baca juga: Kemarin pemerintah siapkan Rp270 miliar untuk Kampus Merdeka Vokasi


Dari 21 peminat, terpilih 15 orang peserta lolos seleksi tahap akhir untuk selanjutnya berkompetisi dalam lomba yang digelar secara langsung di bengkel Kalla Toyota Makassar.

Sementara hasil penilaian juri yang terdiri dari perwakilan Kemendikbudristek dan Kalla Toyota, terpilih Muhammad Ilham Perdana Putra lulusan dari SMKN 5 Makassar tahun 2021 sebagai juara pertama dari lima orang dengan peringkat terbaik. Ilham mendapatkan poin 2.545 dan berhak memperoleh uang tabungan pendidikan sebesar Rp15 juta.

Kelima orang peserta dengan peringkat terbaik berhak mendapatkan komputer jinjing (laptop) dari Estima, sebuah merek lokal karya anak bangsa. Keseluruhan peserta lomba secara otomatis mendapatkan kesempatan magang selama enam bulan di Kalla Toyota.⁣⁣

Pewarta: Suriani Mappong
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2021

BKSDA Sultra & BPSPL Makassar lepas liarkan penyu hijau

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar