New York (ANTARA News) - Pertikaian hukum antara bintang musik pop Lady Gaga dengan mantan produser dan kekasihnya telah berakhir , kata wanita jurubicara Lady Gaga, Jumat (10/9).

Produser Rob Fusari telah menuntut orang yang pernah jadi anak didiknya itu lebih dari 30 juta dolar AS dengan mengklaim dia berperan dalam keberhasilan Lady Gaza tapi tak bisa memperoleh keuntungan dari itu ketika hubungan asmara mereka berakhir, sebagaimana dikutip dari Reuters Life

Dalam tuntutan hukumnya pada Maret, ia menyatakan ia adalah tokoh penting dalam mengubah perempuan muda penuh ambisi tersebut yang bernama Stefani Germanotta jadi fenomena pop hari ini.

Ia menyatakan ia bahkan membantu mencari julukan buat penyanyi itu, Lady Gaga.

Lady Gaga mengajukan tuntutan balik beberapa hari kemudian, dan menuduh kesepakatan awal yang ia miliki dengan Rob tidak sah dan ia tak pernah berutang satu pun padanya.

Kedua tuntutan tersebut ditolak oleh Pengadilan Tinggi Negara Bagian New York pada penghujung Agustus dan putusan itu diumumkan pekan ini.

Wanita jurubicara buat Lady Gaga mengatakan di dalam satu pernyataan pada Jumat (10/9) kedua peraih hadiah Grammy tersebut dan Rob "telah sepakat untuk mengakhiri pertikaian mereka secara damai dan masing-masing saling mendoakan".

"Rob Fusari adalah produser peraih hadiah Grammy dan penulis bersama "paparazzi" serta sejumlah lagu lain di album debut Lady Gaga "The Fame"," demikian antara lain isi pernyataan tersebut.

Pengacara Rob Fusari tak bersedia menjawab permintaan komentar. Tidak jelas apakah ada uang yang berpindah tangan.

Lady Gaga telah membuat landasan penggemar melalui tayangan seni hiburan dan hitnya seperti "Bad Romance" dan "Alejandro". Ia telah menjual lebih dari 10 juta album di seluruh dunia.

Tuntutan hukum Rob merinci bagaimana penyanyi itu bertemu Rob pada Maret 2006 melalui seorang teman. Rob, yang mulanya tak terkesan oleh penampilan penyanyi tersebut, meminta dia menyanyi dan "dalam waktu beberapa detik terkesima".

"Rob Fusari berpendapat lagu-lagu Germanotta luar biasa tapi kurang daya tarik komersial. Ia mendorong penyanyi itu untuk menelusuri genre musik yang berbeda," kata Rob di dalam tuntutannya.
(C003/A024)

Editor: AA Ariwibowo
Copyright © ANTARA 2010