Mensos butuhkan inovasi perempuan kurangi celah teknologi disabilitas

Mensos butuhkan inovasi perempuan kurangi celah teknologi disabilitas

Menteri Sosial Tri Rismaharini dalam peluncuran ajang SheHacks 2021 di Jakarta, Rabu (9/6/2021). ANTARA/Devi Nindy.

Jakarta (ANTARA) - Menteri Sosial Tri Rismaharini mengaku pihaknya membutuhkan inovasi dari perempuan untuk mengurangi celah atau gap teknologi bagi para disabilitas.

Dalam peluncuran ajang SheHacks 2021 oleh Indosat Oreedoo, Risma berharap perempuan dapat mewujudkan transformasi digital untuk pembelajaran kaum disabilitas.

"Saya sangat berterima kasih bila peserta SheHacks membuat transformasi itu, terutama untuk saudara kita yang disabilitas," ujar Risma di Jakarta, Rabu.

Baca juga: Kemensos siapkan 490 kursi roda dan tongkat sensor untuk disabilitas

Baca juga: Vaksinasi tahap III di Surabaya sasar disabilitas hingga ODGJ


Risma menginginkan agar perempuan di masa pandemi ini dapat lebih berkembang dan menyediakan solusi bagi permasalahan di Indonesia, di samping beban berat yang dialaminya.

Dalam membantu kaum disabilitas lebih mandiri, Risma menyadari sulitnya mengurangi celah kesenjangan teknologi karena keterbatasan yang mereka miliki.

Jika celah tersebut dapat diatasi, Risma meyakini para disabilitas dapat mendapatkan akses hidup yang lebih baik. Sebab, tidak seluruh penyandang disabilitas di Indonesia merasakan manfaat dari pembangunan teknologi, apalagi yang berlokasi di pedalaman tanpa akses listrik, terlebih mencetak buku braille tidak mudah.

Kementerian Sosial kini berupaya membuat buku braille yang disertai audiobook agar para penyandang disabilitas cepat untuk belajar berjualan di rumah, memasak, hingga berbudi daya.

"Kecepatan inilah yang membutuhkan digital teknologi yang cepat, karena gap-nya kalau menggunakan buku, akan membutuhkan waktu lama. Ini untuk mentransformasi kebijakan di Jakarta hingga ke seluruh Indonesia," ujar dia.

Baca juga: Akses anak penyandang disabilitas jadi tantangan di masa pandemi

SheHacks adalah program untuk perempuan di Indonesia yang diinisiasi oleh Indosat Ooredoo untuk berkolaborasi dan menginspirasi perempuan Indonesia dengan menciptakan program inovasi dengan tema “Reducing gender gap in women’s economic, education, and health using technology”.

Melalui program CSR ini, Indosat Ooredoo akan memberdayakan perempuan Indonesia dengan program pendampingan untuk memecahkan masalah mereka menjadi solusi yang layak.

Pewarta: Devi Nindy Sari Ramadhan
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Risma rencanakan bantuan tak hanya bisa dibelanjakan di e-Warung

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar