Kemarin, limbah makanan hingga dampak PPN sembako

Kemarin, limbah makanan hingga dampak PPN sembako

Warga memindai kode batang untuk pembayaran non tunai di salah satu los sembako di Pasar Mayestik, Kebayoran Baru, Jakarta, Selasa (11/5/2021). ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/wsj.

Jakarta (ANTARA) - Sejumlah informasi penting menghiasi berita ekonomi pada Rabu (9/6) mulai dari limbah makanan yang terbuang di Indonesia pada 2000-2019 mencapai 23-48 juta ton per tahun hingga berbagai dampak rencana pemerintah memberlakukan PPN pada sembako.

Berikut rangkuman berita selengkapnya yang masih menarik untuk dibaca:

1. Limbah makanan capai 48 juta ton/tahun

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/ Kepala Bappenas Suharso Monoarfa menyampaikan timbulan dari limbah makanan yang terbuang atau food loss and waste di Indonesia pada 2000-2019 mencapai 23-48 juta ton per tahun atau setara 115-184 kilogram/kapita/tahun.

“Tentu ini menimbulkan dampak dari aspek lingkungan, timbulan tersebut menghasilkan emisi total gas rumah kaca yang mencapai 1.702,9 Mega ton CO2-ek,” kata Menteri Suharso.

Berita selengkapnya klik di sini

2. Ekspansi industri komponen elektronika

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mendorong ekspansi industri komponen elektronika di dalam negeri, seiring dengan pemulihan kinerja industri manufaktur nasional yang berangsur menunjukkan perbaikan dari bulan ke bulan.

“Tidak hanya memecahkan rekor, kami optimistis kenaikan PMI Manufaktur Indonesia yang menembus level 55,3 pada Mei 2021 juga menunjukkan pertumbuhan industri pada triwulan-II 2021 akan kembali positif,” katanya.

Berita selengkapnya klik di sini

3. Empat bendungan baru dibangun 2022

Direktur Jenderal Sumber Daya Air (SDA) Kementerian Pekerjaan Umum Jarot Widyoko menyatakan pihaknya berencana Kan membangun empat bendungan baru pada tahun 2022.

"Bendungan Kedung Langgar dan Cabean di Jawa Tengah, Bendungan Riam Kiwa di Kalimantan Selatan serta Bendungan Kolhua di Nusa Tenggara Timur (NTT)," katanya.

Berita selengkapnya klik di sini

4. Pemenuhan pangan masyarakat

Kementerian Pertanian merencanakan untuk tetap fokus pada pemenuhan pangan masyarakat pada 2022 dengan mempertahankan tingkat produktivitas komoditas prioritas seperti yang dilakukan pada tahun 2020 dan 2021.

“Kami akan tetap fokus untuk menyediakan pangan utama bagi 273 juta penduduk Indonesia,” kata Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo.

Berita selengkapnya klik di sini

5. Dampak rencana pemberlakuan PPN sembako

Kepala Peneliti Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) Felippa Ann Amanta mengungkapkan dampak rencana pemerintah untuk memberlakukan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) terhadap barang-barang kebutuhan pokok atau sembako.

“Rencana ini merupakan sebuah langkah yang tidak saja akan meningkatkan harga pangan dan karenanya mengancam ketahanan pangan tetapi juga akan berdampak buruk kepada perekonomian Indonesia secara umum,” katanya.

Berita selengkapnya klik di sini

Pewarta: Astrid Faidlatul Habibah
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Satu Data Indonesia untuk pemulihan nasional

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar