Saham Jerman rugi hari keempat, indeks DAX 30 turun lagi 0,06 persen

Saham Jerman rugi hari keempat, indeks DAX 30 turun lagi 0,06 persen

Grafik indeks harga saham DAX Jerman digambarkan di bursa saham di Frankfurt, Jerman (2/2/2021). ANTARA/REUTERS/Staff/aa.

​​​​​​​Perusahaan asuransi dan jasa keuangan Jerman Allianz adalah saham yang paling banyak diperdagangkan sepanjang hari
Frankfurt (ANTARA) - Saham-saham Jerman kembali berakhir lebih rendah pada perdagangan Kamis (10/6/2021), memperpanjang kerugian untuk hari keempat berturut-turut, dengan indeks acuan DAX 30 di Bursa Efek Frankfurt turun lagi 0,06 persen atau 9,92 poin, menjadi menetap di 15.571,22 poin.

Indeks DAX 30 terpangkas 0,38 persen atau 59,46 poin menjadi 15.581,14 poin pada Rabu (9/6/2021), setelah melemah 0,23 persen atau 36,55 poin menjadi 15.640,60 poin pada Selasa (8/6/2021), dan tergerus 0,10 persen atau 15,75 poin menjadi 15.677,15 poin pada Senin (7/6/2021).

Dari 30 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen indeks DAX 30, hanya 13 saham yang berhasil mengantongi keuntungan, sementara 17 saham lainnya mengalami kerugian.

Siemens Energy, perusahaan divisi energi Siemens Group, kehilangan 2,37 persen, mengalami kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan atau blue chips.

Disusul oleh saham BMW, perusahaan otomotif Jerman yang memproduksi mobil dan sepeda motor merosot 1,85 persen, serta kelompok perusahaan energi internasional Jerman RWE melemah 1,39 persen.

Di sisi lain, produsen semikonduktor Infineon Technologies terdongkrak 2,20 persen, menjadi pencetak keuntungan tertinggi (top gainer) dari saham-saham unggulan.

Diikuti oleh saham perusahaan telekomunikasi terkemuka Jerman Deutsche Telekom yang meningkat 1,78 persen, serta perusahaan perangkat lunak multinasional Jerman SAP menguat 0,85 persen.

Perusahaan asuransi dan jasa keuangan Jerman Allianz adalah saham yang paling banyak diperdagangkan sepanjang hari dengan nilai transaksi mencapai 206,27 juta euro (251,11 juta dolar AS).

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar