22 warga di RT 07/05 Utan Kayu Selatan positif COVID-19

22 warga di RT 07/05 Utan Kayu Selatan positif COVID-19

Warga menyiram tanaman di kawasan Kampung Sehat, Utan Kayu Selatan, Jakarta, Sabtu (7/11/2020). Kampung Sehat yang diisi dengan berbagai tanaman sayur dan kolam ikan tersebut diharapkan menjadi contoh bagi wilayah lain agar dapat memelihara lingkungan yang bersih sehingga masyarakat tetap sehat dan terbebas dari COVID-19. ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/hp.

Jakarta (ANTARA) - Sebanyak 22 warga RT 07 RW 05 Kelurahan Utan Kayu Selatan, Matraman, Jakarta Timur, positif COVID-19 berdasarkan hasil tes usap "Polymerase Chain Reaction" (PCR).

Lurah Utan Kayu Selatan Heru Setiawan mengatakan, saat ini beberapa warga yang positif COVID-19 tersebut sudah dipindahkan ke Wisma Atlet Kemayoran untuk perawatan lebih lanjut.

"Ada 22 orang terkonfirmasi positif COVID-19. Ada satu anak-anak isolasi mandiri di rumah," kata Heru Setiawan kepada ANTARA di Jakarta, Jumat.

Total semua yang isolasi mandiri di rumah ada lima orang. "Sisanya ke Wisma Atlet 17 orang. Kemarin sudah dipindahkan," katanya.

Heru menambahkan saat ini lingkungan RT 07 RW 05 memberlakukan karantina (lockdown) wilayah berskala kecil atau mikro guna mencegah penyebaran COVID-19.

Baca juga: Sentra vaksinasi di Pancoran Jaksel disediakan di dua lokasi
Baca juga: Puskesmas di Jaksel siapkan sentra vaksinasi


Selama pemberlakuan "lockdown" skala mikro, menurut Heru, setiap warga akan diberikan bantuan berupa kebutuhan pokok dari Suku Dinas Sosial Jakarta Timur dan juga swadaya RT/RW.

"Bantuan sudah kita drop dari Sudin Sosial dan juga bantuan dari RT dan RW juga ada. Bantuan diberikan setiap hari. Dapur umum tidak ada, jadi dari Dinas Sosial berikan sembako. Mereka masak sendiri," ujar Heru.

Heru mengatakan pemberlakuan "lockdown" di lingkungan RT 07 RW 05 akan dilakukan selama 10 hari ke depan hingga nanti dievaluasi kembali untuk perpanjangan.

"Penutupannya sekitar 10 hari ke depan. Jadi dari kemarin paling enggak sampai tanggal 20 Juni. Sebenarnya hari Rabu sudah ditutup oleh RT," kata Heru.

Pewarta: Yogi Rachman
Editor: Sri Muryono
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Menteri PMK apresiasi tindakan Madiun atasi klaster pernikahan

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar