Basarnas cari nelayan rumput laut hilang di Buton Tengah

Basarnas cari nelayan rumput laut hilang di Buton Tengah

Tim penyelamat Pos SAR Baubau menuju Kabupaten Buton Tengah dengan menggunakan perahu karet untuk memberikan bantuan SAR terhadap seorang nelayan rumput laut yang dilaporkan hilang, Jumat (11/6/2021) ANTARA/HO-Humas Basarnas Kendari

Perahu korban ditemukan di bibir Pantai Pasir Panjang pada posisi tidak terikat dengan lampu senter yang masih menyala
Kendari (ANTARA) - Tim pencarian dan pertolongan Basarnas Kendari melakukan pencarian seorang nelayan rumput laut yang hilang di Pantai Pasir Panjang, Kabupaten Buton Tengah, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Kepala Basarnas Kendari Aris Sofingi di Kendari, Jumat, mengatakan pihaknya menerima informasi hilangnya korban dari Kepala Desa Waara bernama Haji Samsul Jinu.

Baca juga: Basarnas Kendari cari TKA Tiongkok hilang tenggelam di sungai

"Kepala desa itu melaporkan bahwa satu orang nelayan budi daya rumput laut belum kembali sejak 10 Juni pukul 19.25 Wita," kata Aris.

Ia menyampaikan bahwa korban bernama Alamin usia 35 tahun merupakan warga Desa Waara, Kecamatan Lakudo, Kabupaten Buton Tengah.

Baca juga: Basarnas latih potensi SAR di lima destinasi super prioritas

Pihak keluarga dan nelayan setempat telah melakukan upaya pencarian namun korban belum ditemukan, sehingga kejadian itu dilaporkan ke pihak Basarnas.

"Perahu korban ditemukan di bibir Pantai Pasir Panjang pada posisi tidak terikat dengan lampu senter yang masih menyala," ujar dia.

Baca juga: Tim SAR evakuasi jenazah pria tanpa identitas di perairan Danau Toba

Berdasarkan laporan tersebut, pada pukul 11.40 Wita tim penyelamat Pos SAR Baubau diberangkatkan dengan menggunakan perahu karet untuk memberikan bantuan SAR.

Pewarta: Muhammad Harianto
Editor: Heru Dwi Suryatmojo
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Buka unit siaga SAR di Muna, Basarnas beri pelatihan kepada 50 potensi SAR

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar