Pakar biosekuriti Prancis tepis teori kebocoran lab Wuhan

Pakar biosekuriti Prancis tepis teori kebocoran lab Wuhan

Seorang petugas berada di laboratorium pembuat vaksin milik China Sinovac Biotech, mengembangkan vaksin virus corona (COVID-19) dengan percobaan, selama kunjungan media yang diorganisasi pemerintah di Beijing, China, Kamis (24/9/2020). ANTARA FOTO/REUTERS/Thomas Peter/AWW/djo

Hong Kong (ANTARA) - Pakar biosekuriti asal Prancis yang mengawasi konstruksi dan akreditasi biosafety level 4 (BSL-4) laboratorium Wuhan Institute of Virology (WIV) menepis teori bahwa virus corona bocor dari laboratorium tersebut, surat kabar Hong Kong melaporkan pada Jumat.

Gabriel Gras menempatkan kemungkinan kebocoran dari laboratorium BSL-4 "nol persen", menurut South China Morning Post. "Laboratorium memiliki standar yang tinggi. Tugas harian saya untuk memverifikasi ini dan karena saya mempunyai latarbelakang (konsultan) keselamatan, arsitek lab dan ilmuwan virologi, saya 100 persen terlibat," kata Gras, menekankan bahwa ia "tidak ragu" dengan keamanan lab tersebut.

Menurut laporan, Gras juga memiliki sedikit keraguan bahwa virus bersifat alami.

"Saya 100 persen yakin (virus) itu tidak dibuat, dikembangkan di sebuah lab," katanya.

Peneliti virologi menunjukkan bahwa diskusi tentang asal mula pandemi telah dipolitisasi. "Bagi saya ini (tidak lagi) sebuah masalah ilmiah."

Sumber: Xinhua

Baca juga: Fauci minta China rilis catatan medis pekerja laboratorium Wuhan

Baca juga: WHO duga COVID-19 ditularkan kelelawar ke manusia lewat hewan lain

Baca juga: Ahli: Pasar Wuhan mungkin sebarkan COVID-19, tetapi bukan sumbernya

 

Berkunjung ke Museum Antiepidemi di episentrum COVID-19, Wuhan

 

Penerjemah: Asri Mayang Sari
Editor: Tia Mutiasari
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar