Bobobox tindak tegas pelaku pelecehan seksual

Bobobox tindak tegas pelaku pelecehan seksual

CEO Bobobox Indra Gunawan di kantornya, Bandung, Kamis (10/6/2021). Antara/Ricky Prayoga

Kami tidak ingin hal yang sama menimpa Sahabat Bob yang lain
Jakarta (ANTARA) - Startup Hotel Kapsul Bobobox, menindak tegas pelaku pelecehan seksual dan terus meningkatkan sistem keamanan di jaringan fasilitas hotel kapsulnya guna mengantisipasi kejadian serupa terulang lagi.

CEO Bobobox Indra Gunawan saat ditemui di Bandung, Jumat, mengatakan tindakan tegas bagi terduga pelaku adalah memasukkan terduga pelaku ke daftar hitam (blacklist) di seluruh jaringan milik Bobobox, memberi pendampingan hukum bagi korban dan meningkatkan infrastruktur dan konfigurasi pada fasilitasnya.

"Atas kejadian tersebut, kami sudah melakukan berbagai upaya, termasuk menindak tegas terduga pelaku, pendampingan hukum korban dan meningkatkan keamanan serta infrastruktur konfigurasi fasilitas kami demi meningkatkan rasa keamanan dan kenyamanan tamu kami," kata Indra.

Peningkatan infrastruktur dan konfigurasi tersebut, kata Indra, adalah meninggikan partisi sekat pembatas di toilet pria maupun wanita, sehingga tidak memungkinkan perilaku serupa terulang.

"Kami tidak ingin hal yang sama menimpa Sahabat Bob yang lain. 'Everyone deserves their privacy, and all of our customers deserves our protection'," kata Indra.

Baca juga: Bobobox raih pendanaan Seri A 11,5 juta dolar AS

Tindakan tegas bagi terduga pelaku juga diungkapkan oleh Head of Corporate Affairs Rainer Michael Emanuel yang menyatakan bahwa pelaku kegiatan perekaman oleh pelaku tergolong tindakan yang mengganggu kenyamanan pengunjung sehingga pihaknya memasukkan pelaku ke daftar hitam tersebut.

"Dia kami masukan ke daftar hitam karena tindakannya sudah mengganggu tamu lainnya. Kami juga menunjuk advokat Donny Sheyoputra dari kantor pengacara Sheyoputra Law Office di Jakarta sebagai kuasa hukum korban untuk pendampingan," ujarnya.

Kasus tersebut, kata Michael, telah masuk ke kepolisian dan sudah naik ke tahap penyidikan.

"Namun yang terpenting kami melakukan peningkatan infrastruktur dan konfigurasi di toilet hotel-hotel kami demi mengantisipasi kejahatan serupa terulang," ucapnya.

Sebelumnya, kasus pelecehan seksual mencuat setelah salah satu tamu hotel kapsul Bobobox Tanah Abang, Jakarta Pusat, mengunggah cerita pengalaman tidak mengenakannya pada platform media sosial Twitter.

Baca juga: BUMD Jaswita-Bobobox akan bangun hotel kapsul di Bandung

Tamu pria tersebut direkam oleh tamu lainnya saat sedang berada di dalam kamar mandi.

Terakhir pada Sabtu, 15 Mei 2021 lalu, polisi menyebutkan sudah memeriksa orang yang diduga sebagai pelaku.

"Bukan karyawan hotel, dia juga tamu," ujar Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat Ajun Komisaris Besar Teuku Arsya Khadafi.

Pewarta: Ricky Prayoga
Editor: Edy Sujatmiko
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar