Jakarta (ANTARA/JACX) - Orang yang sudah disuntik vaksin COVID-19, dalam sebuah unggahan di Facebook, diklaim bisa terdeteksi oleh kamera. 

Dalam lini masanya, pemilik akun Facebook ARyadiila mengunggah sebuah video yang memperlihatkan sejumlah orang lalu-lalang di sebuah jalan.

Tampak dalam cuplikan gambar sepanjang 30 detik itu, ada pejalan kaki yang terdeteksi dengan kotak hijau maupun kotak merah.

Berikut narasi yang dituliskan sang pengunggah:
"Hebatnya Zaman Yg Tervaksin and Yg Blom Akan Ketahuan.. yg  kotak merah yg sudah tervaksin."

Lantas, benarkah penerima vaksin COVID-19 bisa dideteksi kamera?
 
Tangkapan layar hoaks yang menyatakan penerima vaksin COVID-19 bisa dideteksi kamera. (Facebook)


Penjelasan:
Informasi yang dihimpun dari technologyreview.com, cuplikan gambar yang beredar itu bukanlah kamera pendeteksi orang yang sudah atau belum divaksin COVID-19.

Faktanya, video tersebut menampilkan cara kerja aplikasi bernama Landing AI yang dikembangkan Andrew Ng. 

Aplikasi tersebut merupakan alat pemantau yang mengeluarkan peringatan, ketika ada orang yang berada kurang dari jarak yang diinginkan dari seorang rekan atau terkait "social distancing".

Kotak merah menunjukkan seseorang berada pada jarak yang terlalu dekat, dan kotak hijau artinya jarak seseorang dengan rekannya terpantau aman. 

Klaim: Penerima vaksin COVID-19 bisa dideteksi kamera
Rating: Salah/Disinformasi

Cek fakta: Vaksinasi COVID-19 saat haid turunkan imun? Cek faktanya

Cek fakta: Donor darah dari penerima vaksin COVID-19 berbahaya?

Baca juga: Tips hadapi orang terjebak hoaks vaksin COVID-19

Pewarta: Tim JACX
Editor: Imam Santoso
Copyright © ANTARA 2021