500 ODGJ RSKD Dadi Makassar siap divaksin

500 ODGJ RSKD Dadi Makassar siap divaksin

Menko PKM Muhadjir Effendy menyaksikan vaksinasi COVID-19 bagi ODGJ di RSKD Dadi Makassar, Jumat (11/6/2021). ANTARA/HO-RSKD Dadi

Makassar (ANTARA) - Bagian K3 (Kesehatan dan Keselamatan Kerja) RS Khusus Daerah Dadi Makassar Sulawesi Selatan Yunus menyampaikan pasien ODGJ (orang dengan gangguan jiwa) sebanyak 500 orang telah siap divaksin.

"Pasien ODGJ sekitar 500 orang memungkinkan semua divaksin karena tidak ada penyakit bawaan lainnya, sisanya melihat hasil skrining," ujarnya di Makassar, Sabtu.

Pada pelaksanaan vaksinasi ODGJ di RSKD Dadi mengutamakan pasien yang telah dipersiapkan untuk mengikuti rehabilitasi sosial, artinya mereka sedang dalam masa penyembuhan.

Meski demikian, vaksin ODGJ RSKD Dadi tetap mengacu pada petunjuk dokter kesehatan jiwa setempat, serta pelaksanaannya harus didampingi.

"Kalau parah tidak ada, yang susah itu palingan cuma satu atau dua orang, tetapi kita juga tetap waspada dan didampingi dengan metode penanganan ODGJ," urainya.

Baca juga: Memvaksin ODGJ dan disabilitas, ragam kisah unik nakes di Surabaya
Baca juga: Dinsos Lampung mulai data ODGJ untuk peroleh vaksinasi COVID-19


ODGJ merupakan salah satu dari masyarakat rentan bersama penyandang disabilitas yang sedang digenjot pelaksanaan suntik vaksinnya oleh Dinas Kesehatan Sulawesi Selatan.

Satu hari sebelumnya, suntik vaksin ODGJ secara perdana telah dilakukan di RSKD Dadi yang diikuti sebanyak 10 orang dan disaksikan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendi.

"Sekitar 10 orang yang divaksin, selanjutnya Senin kita lanjutkan lagi hingga selesai," tambah Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Sulawesi Selatan dr Nurul.

Bukan hanya di RSKD Dadi, ODGJ di daerah kabupaten/kota juga menjadi target pelayanan vaksinasi Sulsel melibatkan Dinas Sosial untuk menentukan tempat vaksinasi ODGJ di daerah.

"Mereka tetap diseleksi kesehatannya, secara bertahap dan tergantung dari dokter spesialis kejiwaan. Kita usahakan semuanya, jadi pelaksanaannya disertai dokter jiwa yang ada di sana," kata Nurul.

Baca juga: Menkes: ODGJ penting jadi prioritas penerima vaksin COVID-19
Baca juga: Dinkes Palembang vaksin disabilitas dan orang gangguan jiwa


 

Pewarta: Nur Suhra Wardyah
Editor: Budhi Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2021

24 siswa SD di Bangka ikuti pelatihan dokter kecil

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar