Tenis

Ode untuk mendiang Jana Novotna dari Barbora Krejcikova

Ode untuk mendiang Jana Novotna dari Barbora Krejcikova

Petenis Republik Ceko Barbora Krejcikova mencium trofi Suzanne Lenglen setelah memenangkan final tunggal putri French Open melawan petenis Rusia Anastasia Pavlyuchenkova di Roland Garros, Paris, 12 Juni 2021. ANTARA/AFP/MARTIN BUREAU.

Dia selalu bilang pada saya, kayak gini, tak masalah berapa banyak gelar yang akan kamu menangkan, tapi kamu tetap harus selalu sapa halo, permisi, dan terima kasih
Jakarta (ANTARA) - Juara French Open Barbora Krejcikova duduk di samping Jana Novotna ketika sang juara Wimbledon 1998 itu terbaring sakit dan itulah yang pertama teringat oleh petenis Ceko itu kepada mantan mentornya tersebut sebelum mengangkat Trofi Suzanne Lenglen untuk tunggal putri French Open, Sabtu waktu setempat atau Minggu WIB.

Petenis nomor 33 dunia itu menaklukkan petenis Rusia Anastasia Pavlyuchenkova yang berperingkat lebih tinggi dengan 6-1, 2-6, 6-4 untuk merengkuh gelar tunggal Grand Slam pertamanya di Roland Garros.

Membicarakan Novotna yang meninggal dunia pada 2017 dalam usia 49 tahun, Krejcikova berkata, "Kami sungguh memiliki ikatan istimewa dan ketika saya mengetahui dia sakit dan ketika kemudian saya tahu hal itu tidak akan berakhir dengan baik ... Saya hanya merasa pada akhir hidupnya saya harus berada di sana. Saya harus benar-benar mendukungnya."

Baca juga: Juara French Open, Barbaro Krejcikova tujukan hormat pada Jana Novotna

"Bahkan ketika saya tahu sakitnya itu akan memburuk, saya sungguh tak menangani situasi dengan baik. Orang tua saya meminta saya jangan pergi karena mereka menganggap betapa hal itu bisa menghancurkan saya. Tapi saya sungguh merasa harus pergi dan saya harus menyemangati dia."

"Saya cuma merasa bahwa jika pun saya akan melalui proses ini dan saya hanya ingin membantu dan mendukung dia, maka itu akan menguatkan diri saya. Setelah itu saya akan lebih mengapresiasi banyak hal," kata petenis berusia 25 tahun itu seperti dikutip Reuters.

Novotna menggembleng Krejcikova pada 2014 dan meskipun tidak berusaha meniru pencapaian mendiang dalam nomor tunggalnya, juara ganda putri French Open dan Wimbledon 2016 mendapatkan inspirasinya dari sang mentor.

"Saya juga merasa dia juga bahagia saya telah ada di sana. Itulah alasannya dia menatapku saat ini," sambung Krejcikova yang sebelumnya tak pernah melewati babak kedua tunggal putri Grand Slam.

Baca juga: Krejcikova lengkapi gelar Roland Garros dengan menangi sektor tunggal

"Itulah sebenarnya mengapa saya punya banyak Grand Slam ini karena dia ada di atas sana menyaksikan saya. Dia ingin saya juara. Dia tahu apa artinya itu bagi saya dan saya tahu itu akan berharga bagi dia."

Krejcikova bersumpah tidak akan berubah karena Novotna mengajari dia untuk rendah hati.

"Dia selalu bilang pada saya, kayak gini, tak masalah berapa banyak gelar yang akan kamu menangkan, tapi kamu tetap harus selalu sapa halo, permisi, dan terima kasih. Sungguh penting berperilaku baik itu," jelas dia.

"Saya mempraktikkan semua ini dan saya sungguh mengapresiasinya karena itulah yang sebenarnya dia lakukan. Dia atlet yang hebat. Dia tetap sangat rendah hati. Dia role model besar. Saya cuma ingin sama seperti dia."

Baca juga: Daftar juara tunggal putri French Open
 

Pewarta: Jafar M Sidik
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar