Dua anak dan satu lansia tewas dalam insiden penembakan dekat Roma

Dua anak dan satu lansia tewas dalam insiden penembakan dekat Roma

Dokumentasi - Ilustrasi - Warga dievakuasi dari pengadilan di Milan, Italia, Kamis (9/4/2015). Seorang pria melepaskan tembakan di dalam pengadilan Milan pada Kamis, menewaskan dua orang termasuk hakim pengadilan, kata pejabat pengadilan dan layanan darurat. Pelaku penembakan tersebut disidang atas kasus kebangkrutan, kata polisi. ANTARA/REUTERS/Stefano Rellandini/tm.

Milan (ANTARA) - Orang bersenjata menembak dua anak dan satu pria lanjut usia hingga tewas di sebuah kota dekat Roma pada Minggu (13/6), kata otoritas setempat, dalam insiden penembakan yang jarang terjadi di Eropa.

Pelaku, pria berusia 30-an, kemudian ditemukan tewas di sebuah rumah terdekat. Pria tersebut tampaknya melakukan bunuh diri saat polisi bersiap menyerbu bangunan tersebut, tempat dia bersembunyi selama berjam-jam.

Seluruh area di sekitar bangunan dikunci oleh polisi.

Media Italia melansir bahwa lansia itu terkena tembakan ketika sedang bersepeda dan dua anak tersebut ditembak saat tengah bermain di luar ruangan di Kota Ardea, selatan Roma pada Minggu pagi. Tak diketahui masing-masing usia para korban.

Para politisi menggambarkan penembakan itu sebagai kejadian yang menyeramkan.

"Kami sangat sedih dengan kematian dua anak dan seorang lansia," kata Wali Kota Roma Virginia Raggi. Ia menyampaikan belasungkawa kepada warga Ardea "dalam masa berkabung yang mengerikan."

Sumber: Reuters

Baca juga: Pria italia ditahan setelah tembak pendatang kulit hitam

Baca juga: Gantikan sandera, polisi Prancis tewas setelah insiden penembakan

Baca juga: 100 Ribu Orang Pawai Anti Kekerasan di Oslo


 

Prancis, antara duka Nice dan gempuran protes umat ​​Muslim

Penerjemah: Asri Mayang Sari
Editor: Tia Mutiasari
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar