Inovasi Polda Kalimantan Tengah dinilai bikin masyarakat nyaman

Inovasi Polda Kalimantan Tengah dinilai bikin masyarakat nyaman

Wakil Kepala Kepolisian Indonesia, Komisaris Jenderal Gatot Pramono (lima kiri) didampingi Kepala Polda Kalimantan Tengah, Inspektur Jenderal Polisi Dedi Prasetyo (ketiga kiri), Gubernur Kalimantan Tengah, Sugianto Sabran (kedua kanan), memberi keterangan pers, di Palangka Raya, Senin (14/6/2021). ANTARA/Adi Wibowo

Palangka Raya (ANTARA) - Wakil Kepala Kepolisian Indonesia, Komisaris Jenderal Gatot Pramono, mengatakan, berbagai inovasi seperti pelayanan publik yang diluncurkan Polda Kalimantan Tengah bertujuan memberi kenyamanan kepada masyarakat.

"Tujuannya agar masyarakat mudah mendapatkan layanan dari kepolisian dan hal-hal seperti ini harus ditingkatkan kedepannya," kata dia, di sela kunjungan kerjanya ke Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Senin.

Baca juga: Kepala Polda Kalimantan Tengah: Tiada tempat bagi preman

Ia menuturkan, tantangan ke depan yang dihadapi Kepolisian Indonesia tentu semakin kompleks sehingga layanan publik wajib terus dikembangkan.

Polda Kalimantan Tengah dalam berinovasi tentu juga selalu didukung Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), sehingga inovasi yang diluncurkan di tengah masyarakat bisa diterima dengan baik dan dioptimalkan.

Baca juga: Masyarakat pulang kampung ke Kalimantan Tengah disuruh kembali

Salah satu bentuk transparansi pelayanan publik di provinsi itu, kata dia, adalah perwujudan tilang elektronik yang dapat mencegah berbagai ekses negatif.

Pada kunjungan kali ini dia beserta rombongan menyempatkan diri melihat Pos Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Skala Mikro yang berada di Jalan Yogyakarta, Kelurahan Menteng, Kecamatan Jekan Raya, Palangka Raya. "Pos PPKM Skala Mikro yang berada di Kalteng juga sangat efektif dalam menekan penyebaran Covid-19," ungkapnya.

Baca juga: Kapolda Kalteng terima penghargaan rekor MURI

Ia menilai tingkat partisipasi para lanjut usia yang mengikuti vaksinasi cukup bagus, sehingga dapat meingkatkan imunitas di tengah pandemi Covid-19.
"Meski sudah divaksin tetap wajib menerapkan protokol kesehatan yakni 5M," kata dia. 

Pewarta: Kasriadi/Adi Wibowo
Editor: Ade P Marboen
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Wakapolri ajak edukasi masyarakat yang tak percaya COVID-19

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar