BRIN dukung pembentukan SDM berkualitas untuk Indonesia unggul

BRIN dukung pembentukan SDM berkualitas untuk Indonesia unggul

Sekretaris Utama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Mego Pinandito. ANTARA/Martha Herlinawati Simanjuntak.

Jakarta (ANTARA) - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mendukung berbagai upaya dan program pembentukan sumber daya manusia (SDM) berkualitas yang merupakan modal untuk menjadikan Indonesia sebagai negara besar dan unggul.

"Insya Allah kita bisa mempercepat program-program nasional untuk meningkatkan sumber daya manusia Indonesia menjadi yang unggul dan terunggul di dunia," kata Sekretaris Utama BRIN Mego Pinandito dalam kegiatan Science for All Banten Tingkat SMP-SMA, Jakarta, Selasa.

Science for All Banten diselenggarakan Pusat Peragaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (PP Iptek) BRIN bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Provinsi/Kota/Kabupaten di Banten selama tiga hari yakni pada 15-17 Juni 2021 secara tatap muka dan virtual.

Mego menuturkan BRIN siap untuk membantu dan berdiskusi dengan bapak/ibu guru tentang model-model untuk bisa mengajarkan pelajaran secara konkrit, lebih mudah dan menarik melalui berbagai model kegiatan pembelajaran termasuk melalui virtual untuk peningkatan pengetahuan, wawasan pelajar dan kecintaan terhadap ilmu pengetahuan dan teknologi.

Baca juga: Megawati puji Jokowi bentuk BRIN

Baca juga: Komisi VII setujui pagu indikatif BRIN Rp6,59 triliun


"BRIN akan mendukung dan membantu bapak dan ibu guru untuk mempelajari berbagai fenomena alam fisika, kimia, nuklir, antariksa dan semuanya dengan bahasa dengan cara yang lebih mudah kita memahami. Jangan ragu untuk menghubungi kami lewat PP Iptek, Puspiptek (Pusat Penelitian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi)," ujarnya.

Menurut Mego, tanpa SDM yang berkualitas maka tidak bisa terwujud Indonesia menjadi suatu negara yang besar dan unggul.

Dia menuturkan pengembangan SDM berkualitas tersebut membutuhkan waktu dan proses, yang tidak mungkin terjadi dalam satu tahun atau mungkin satu pekan. Itu memerlukan suatu perkembangan sejak dini, mungkin sejak SMP/SMA, berlanjut pendidikan di perguruan tinggi hingga diterima bekerja.

Semua berlangsung terus-menerus yang nantinya terakumulasi menjadi suatu ilmu pengetahuan dan penguasaan terhadap bidang-bidang profesi yang diinginkan para pelajar untuk ditekuni di masa akan datang.

Tentunya di dalam tahapan saat ini, BRIN bekerja sama dengan seluruh pemerintah daerah dan pemerintah pusat untuk mendukung proses-proses pembelajaran dan juga proses untuk dapat meningkatkan kualitas pendidikan, kualitas pembelajaran dan kualitas SDM termasuk para pelajar.

PP Iptek BRIN merupakan satu wahana pembudayaan iptek kepada masyarakat, yang mana di dalamnya terdapat beragam fasilitas dan sumber-sumber iptek yang bisa memberikan pembelajaran kepada masyarakat luas.

Meskipun dalam keadaan pandemi COVID-19 sehingga PP Iptek belum dibuka secara umum, namun sekolah-sekolah bisa belajar tentang iptek secara virtual melalui program atau kegiatan yang telah disiapkan PP Iptek. Program Science for All dalam jaringan kali ini menjadi wadah bagi para pelajar untuk bisa menikmati dan belajar iptek dari rumah atau dari mana pun.

"Sehingga pada intinya melalui kegiatan yang berbasis iptek ini yang disajikan dengan ragam yang bermacam-macam oleh oleh tim dari PP Iptek bisa mendorong anak SMP/SMA mampu berpikir kreatif dan inovatif sehingga apa yang kita inginkan semua bahwa kita akan memiliki generasi muda yang memiliki kemampuan yang hebat, memiliki daya saing yang tinggi dan juga sangat kompetitif di dunia internasional akan bisa terwujud," ujarnya.*

Baca juga: Wapres dorong BRIN mengembangkan penelitian hasilkan nilai tambah

Baca juga: BRIN: Karangsambung jadi pusat penyimpanan sampel batuan

Pewarta: Martha Herlinawati Simanjuntak
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Belajar sains dan teknologi di Museum Adityawarman

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar