Penularan COVID-19 di Kepri meningkat sejak April

Penularan COVID-19 di Kepri meningkat sejak April

Tangkapan layar Sekda Provinsi Kepri saat memberikan sambutan pada lokakarya yang digelar Bapelkes Batam melalui daring di Batam, Selasa. ANTARA/ Naim

mendorong percepatan vaksinasi karena Kepri salah satu beranda terdepan
Batam (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau mencatat angka penularan COVID-19 meningkat sejak awal April, dan hingga kini masih terjadi peningkatan dibanding awal tahun 2021.

"Ini meningkat sejak awal April," kata Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau TS Arif Fadillah dalam Lokakarya Tata Laksana Vaksinasi COVID-19 bagi vaksinator di fasilitas pelayanan kesehatan yang digelar Bapelkes Batam, Selasa.

Hingga kini tercatat 20.685 warga Kepri terkonfirmasi positif COVID-19, dan 1.372 orang di antaranya merupakan kasus aktif. Sebanyak 17.869 orang dinyatakan sembuh dan 444 orang meninggal.

Ia menyampaikan, untuk menekan angka penularan COVID-19, pemerintah menggesa vaksinasi, hingga ke daerah penyangga.

Baca juga: Satgas COVID-19 Kepri minta pelabuhan siapkan sentra vaksinasi
Baca juga: Pasien COVID-19 di Kepri meninggal bertambah sembilan orang


Berdasarkan catatan ia mengungkap, capaian vaksinasi mencapai 24,6 persen atau 341.547 orang. Dari seluruh kabupaten kota di Kepri, vaksinasi paling tinggi di Kota Tanjungpinang sebesar 35,77 persen, dan yang terendah di Lingga 15,26 persen.

"Kami menggesa mendorong percepatan vaksinasi karena Kepri salah satu beranda terdepan. Kepri daerah pariwisata," kata dia.

Pihaknya juga terus mendukung pelatihan terhadap vaksinator yang dilakukan Bapelkes, agar masyarakat bisa menerima vaksin dengan baik.

"Kami harap semakin banyak vaksinator di Kepri mempercepat vaksinasi, agar Juli tercapai 70 persen penduduk Kepri sudah tervaksinasi, karena kami ingin mempercepat pertumbuhan ekonomi, ingin buka pariwisata dengan batasan tertentu," kata dia.

Baca juga: Pemprov Kepri pastikan jumlah vaksin masih banyak
Baca juga: Usai terinfeksi COVID-19, camat di Bintan-Kepri alami insomnia

Pewarta: Yuniati Jannatun Naim
Editor: Budhi Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar