Kolaborasi lintas sektor penting bagi digitalisasi UMKM

Kolaborasi lintas sektor penting bagi digitalisasi UMKM

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) RI Johnny G Plate di sela-sela pembukaan Forum Ekonomi Digital I yang dihelat di Jakarta, Selasa (15/6/2021) malam. (ANTARA/Arnidhya Nur Zhafira)

Jakarta (ANTARA) - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) RI Johnny G Plate mengatakan bahwa kolaborasi lintas sektor penting bagi digitalisasi usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Indonesia.

"Diperlukan penguatan kolaborasi lintas sektor, baik publik maupun privat dalam digitalisasi UMKM," kata Menteri Johnny dalam pembukaan Forum Ekonomi Digital I yang dihelat di Jakarta, Selasa.

Menurut Menkominfo, kolaborasi ini perlu dioptimalkan, mengingat UMKM merupakan penyumbang 61,07 persen dari produk domestik bruto (PDB) Indonesia. Namun sayangnya, masih sekira 18 persen dari 64,2 juta total UMKM Indonesia yang sudah terhubung secara digital (digitally on-board).

Baca juga: Menkominfo: Pandemi pacu humas pemerintah adaptasi kebiasaan baru

Baca juga: Aceh jadi acuan migrasi siaran televisi analog ke digital


"Targetnya di tahun 2024, ini akan meningkat menjadi 50 persen UMKM yang digitally on-board. Kami juga ingin scale up dalam kemampuan mereka," kata dia.

Ada pun Menteri Johnny mengatakan, digitalisasi UMKM didukung oleh penguatan dua ekosistem, yaitu ekosistem platform e-dagang (e-commerce) dan ekosistem UMKM itu sendiri.

Lebih lanjut, Kementerian Kominfo memeberikan dukungan di beberapa aspek untuk ekosistem tersebut. Mulai dari infrastruktur digital, UU Perlindungan Data Pribadi (UU PDP), logistik, penyelenggaraan sistem dan transaksi elektronik, hingga menciptakan kompetisi yang adil di ekonomi digital.

"Playfield yang adil antara pelaku online dan offline, marketplace formal dan informal, produk lokal dan asing. Penciptaan ini mencakup kolaborasi untuk mencegah predatory pricing yang tidak akan ditolerir," tegasnya.

Sementara itu, Menkominfo yang membuka acara Forum Ekonomi Digital I berharap forum itu dapat menjadi platform komunikasi resmi pemerintah dan pelaku industri digital.

"Yang tidak hanya menyediakan wadah diskusi dan kolaborasi, namun juga memperkuat semangat kerja tangkas, pangkas, kerja terstruktur dan berpedoman pada penciptaan langkah antisipatif bagi pengembangan ekosistem ekonomi digital. Mari manfaatkan dengan gagasan-gagasan inovatif dan kreatif," kata Menteri Johnny.

Forum ini pun diharapkan mampu dijalankan secara berkelanjutan oleh Kementerian Kominfo untuk dapat menjangkau seluruh pemegang kepentingan yang tergabung di ekosistem teknologi digital Indonesia; baik dari pelaku, industri, masyarakat, dan lapisan pemerintah.

Baca juga: Pemerintah telah selesaikan Pedoman Implementasi UU ITE

Baca juga: Kominfo beri izin Indosat komersialisasi layanan 5G

Baca juga: Kominfo kembali tegur Sampoerna Telekomunikasi soal BHP frekuensi

Pewarta: Arnidhya Nur Zhafira
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Kepri pastikan siap migrasi siaran TV digital

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar