Anggota DPR apresiasi peluncuran dua kereta baru KAI

Anggota DPR apresiasi peluncuran dua kereta baru KAI

Ilustrasi - Rangkaian kereta api saat berhenti di Stasiun Cilacap, Jawa Tengah. ANTARA/HO-KAI Purwokerto/am.

PT KAI harus terus melakukan pemerataan penataan fasilitas stasiun seperti area tunggu pelanggan, area parkir, toilet, fasilitas untuk difabel dan fasilitas penunjang lainnya di seluruh stasiun di Indonesia,
Jakarta (ANTARA) - Anggota Komisi V DPR RI Toriq Hidayat mengapresiasi PT Kereta Api Indonesia (KAI) yang akan meluncurkan dua kereta api baru, yaitu KA Baturraden Ekspres relasi Bandung-Purwokerto PP via Cikampek dan KA Nusa Tembini relasi Cilacap-Yogyakarta PP sekitar akhir Juni 2021.

"Apresiasi saya berikan kepada Kereta Api Indonesia yang terus berupaya meningkatkan pelayanannya kepada masyarakat pengguna transportasi ini," kata Toriq Hidayat dalam rilis di Jakarta, Rabu.

Menurut dia, peluncuran penambahan dua rute baru itu dinilai akan menambah alternatif pilihan bagi masyarakat, terutama yang tinggal di daerah yang dilalui kereta tersebut.

Toriq menambahkan bahwa peluncuran dua kereta api ini diharapkan juga akan membuka relasi baru yang dapat membantu konektivitas dan mobilitas masyarakat, sehingga akan membuka kesempatan ekonomi dan membuka lapangan pekerjaan salah satunya di bidang pariwisata daerah.

Meski demikian, Toriq menilai bahwa masih ada pekerjaan rumah yang harus segera diperbaiki oleh KAI.

"Salah satunya adalah dimensi fisik, PT KAI harus terus melakukan pemerataan penataan fasilitas stasiun seperti area tunggu pelanggan, area parkir, toilet, fasilitas untuk difabel dan fasilitas penunjang lainnya di seluruh stasiun di Indonesia,” tegas Toriq.

Sebagaimana diwartakan, PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 5 Purwokerto mengharapkan hadirnya KA Nusa Tembini relasi Cilacap-Yogyakarta pergi pulang (PP) yang akan diluncurkan pada 2 Juli 2021 dapat meningkatkan kunjungan wisatawan di wilayah yang dilalui.

"Pada masa pandemi COVID-19 seperti sekarang ini, PT KAI (Persero) terus berinovasi dengan menghadirkan kereta api relasi baru berupa KA Nusa Tembini agar dapat membantu konektivitas dan mobilitas masyarakat melalui transportasi kereta api," kata Kepala PT KAI Daop 5 Purwokerto Joko Widagdo di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Selasa (15/6).

Ia mengatakan penamaan kereta api yang melayani relasi Cilacap-Yogyakarta PP itu terinspirasi dari nama sebuah kerajaan dalam salah satu legenda di wilayah Cilacap, yakni Nusa Tembini yang erat kaitannya dengan sejarah Nusakambangan (Babad Nusa Tembini).

Dengan penamaan tersebut, kata dia, hadirnya KA Nusa Tembini juga diharapkan dapat meningkatkan perkembangan pariwisata di wilayah-wilayah yang dilaluinya.

"Hadirnya KA Nusa Tembini kami tujukan untuk meningkatkan pelayanan kepada pelanggan sehingga makin banyak alternatif pilihan bepergian menggunakan kereta api yang selama ini untuk rute Cilacap-Yogyakarta hanya dilayani KA Wijayakusuma relasi Cilacap-Ketapang PP," katanya.

Menurut dia, rangkaian KA Nusa Tembini terdiri atas empat kereta kelas eksekutif dengan tarif mulai Rp110 ribu dan tiga kereta kelas ekonomi dengan tarif mulai Rp90 ribu dengan total kapasitas 329 tempat duduk.

Oleh karena masih dalam suasana pandemi, kata dia, kapasitas kereta api dibatasi maksimal 70 persen dari total tempat duduk sesuai dengan Surat Edaran Kementerian Perhubungan Nomor 14 Tahun 2020, sehingga kapasitas KA Nusa Tembini hanya 275 tempat duduk.


Baca juga: KAI luncurkan kereta api baru KA Baturraden Ekspres & KA Nusa Tembini

Baca juga: KAI resmikan perjalanan logistik menggunakan KA Barang Peti Kemas

Baca juga: Mulai 1 Juni waktu tempuh KA Argo Bromo Anggrek lebih cepat

Pewarta: M Razi Rahman
Editor: Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Model baru kereta cepat Fuxing China akan segera memulai debutnya

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar