Kemenhub siapkan pengiriman bus operasional PON XX Papua

Kemenhub siapkan pengiriman bus operasional PON XX Papua

Logo PON XX Papua. ANTARA/HO-PB PON Papua

Kemenhub berencana menggunakan kapal roro untuk mengirimkan ratusan minibus dari Pulau Jawa ke Papua
Jakarta (ANTARA) - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyiapkan pengiriman armada bus untuk mendukung operasional penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua.

"Nanti, dikirim ke Papua menggunakan kapal, saat ini sedang kita atur teknis lelang untuk pengirimannya," kata Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi kepada Antara di Jakarta, Rabu.

Budi mengatakan Kemenhub berencana menggunakan kapal roro untuk mengirimkan ratusan minibus dari Pulau Jawa ke Papua.

Kapal roro dipilih lantaran bisa memuat kendaraan besar yang dapat berjalan masuk dan keluar kapal dengan penggeraknya sendiri.

Meski demikian, ia belum menyebutkan jumlah pasti kapal yang akan dikirim karena masih disesuaikan dengan kebutuhan.

Menurut Budi, selain kendaraan bantuan pemerintah, rencananya juga dilakukan sistem sewa.

Kemudian, kata dia, Kemenhub tidak melakukan proses penunjukan langsung kepada jasa pengangkutan bus-bus tersebut, melainkan model lelang agar lebih adil dan profesional.

"Ya, dilelang, nanti pemenangnya mungkin model kapal roro, jadi tidak ada penunjukan, kita lalukan lelang," ujarnya.

Dirjen Budi menambahkan Kemenhub juga sedang menyiapkan modifikasi bus untuk penyandang disabilitas pada Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) XVI, yang akan digelar setelah PON XX.

"Itu sudah ada permintaan panitia, sebagian kendaraan itu nanti akan diubah untuk Peparnas. Perubahan di dalamnya, dikurangi tempat duduk dan sebagainya," katanya.

Ia menyampaikan bus yang akan dikirimkan tersebut rencananya tidak akan dikembalikan ke Pulau Jawa, namun dimanfaatkan sebagai kendaraan perintis di sejumlah kota di Papua.

Menurut dia, hal itu dilakukan untuk mendukung konektivitas dan memudahkan pergerakan masyarakat di Papua. Selain itu, juga untuk meremajakan sejumlah bus yang sudah tidak layak beroperasi.

Bahkan, Kemenhub pada 2022 juga akan menggunakan skema buy the service (BTS) di Jayapura dan Sorong.

"Selesai kegiatan (PON) nanti operatornya bisa dengan Damri, sebagian kita serahkan ke pemda, sisanya untuk bus perintis," jelas Dirjen Budi.

Menurut dia, infrastruktur transportasi telah siap untuk gelaran PON XX Papua pada Oktober mendatang.

Ia menegaskan Ditjen Perhubungan Darat siap mendukung PON. Dalam waktu dekat, lanjutnya, pihaknya akan melakukan kunjungan kerja ke Papua untuk berkoordinasi dengan PB PON dan pemda setempat terkait persiapan transportasi darat.

Ia berharap dukungan kendaraan operasional dan infrastruktur tersebut nantinya dapat meningkatkan kesiapan dalam bidang transportasi PON XX, sekaligus mendukung konektivitas transportasi di Papua.

Baca juga: Dukung PON XX, terminal Bandara Timika dioperasikan bertahap
Baca juga: Kementerian PUPR serah terimakan empat venue PON kepada Pemprov Papua
Baca juga: Kemenkes siapkan prokes dan tim kesehatan khusus untuk PON Papua

Pewarta: Adimas Raditya Fahky P
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2021

KONI: PON XX Papua berkaca pada Olimpiade Tokyo 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar