Pemkot Tangerang optimalkan 32 RS percepat vaksinasi 15.000 sehari

Pemkot Tangerang optimalkan 32 RS percepat vaksinasi 15.000 sehari

Rapat penanganan COVID-19 di ruang Wali Kota Tangerang, Rabu (16/6/2021) ANTARA/HO-Humas Pemkot Tangerang

Tangerang, Banten (ANTARA) - Pemerintah Kota Tangerang, Banten akan mengoptimalkan 32 rumah sakit dan 38 Puskesmas untuk mempercepat vaksinasi sebanyak 15.000 orang sehari dalam mencapai target pemerintah pusat 1 juta vaksin per hari.

"Artinya jika kita mengejar target 70 persen warga Kota Tangerang yang harus divaksinasi COVID-19, asumsinya kalau dengan menargetkan 10.000 orang per harinya bisa selesai di bulan November 2021. Namun kita usahakan target tersebut menjadi 15.000 per hari untuk mempercepat sehingga bisa selesai pada bulan September 2021," kata Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah dalam keterangan persnya di Tangerang, Rabu.

Baca juga: Yogyakarta gencarkan vaksinasi COVID-19 massal percepat capai target

 Di Kota Tangerang sendiri sampai saat ini telah dilakukan vaksinasi kepada 170.000 warga.

Wali Kota mengatakan telah menggelar rapat koordinasi bersama Wakil Wali Kota Sachrudin serta Sekretaris Daerah Kota Tangerang Herman Suwarman dan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Tangerang Rina Hernaningsih dalam rangka pemetaan penanganan COVID-19 melalui vaksinasi di Kota Tangerang.

Ia menerangkan sesuai dengan arahan Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin jika Indonesia mengejar target 1 juta vaksin per hari bagi warga Indonesia untuk mempercepat terbentuknya herd immunity atau kekebalan tubuh dalam skala besar.

Baca juga: Mendag: Vaksinasi gotong royong bakal percepat pemulihan perdagangan

Untuk melaksanakan vaksinasi tersebut Pemkot Tangerang harus memaksimalkan Puskesmas dan rumah sakit serta mengimbau rumah sakit untuk menambah kapasitas tempat tidur sebanyak 20 persen dan penambahan RIT di Fasilitas Kesehatan milik Pemkot Tangerang.

"Dengan mengerahkan seluruh fasilitas kesehatan yang ada di Kota Tangerang, mudah - mudahan dapat memaksimalkan proses vaksinasi dan secara pararel kita juga bisa melaksanakan testing dan tracing sebagai upaya penanganan COVID-19 di Kota Tangerang," ujarnya.

Baca juga: Jateng percepat vaksinasi bentengi masyarakat dari COVID-19

Wali Kota Arief juga mengimbau kepada pegawai untuk terus mensyosialisasikan protokol kesehatan yang juga dipercaya sebagai vaksinasi yang ampuh untuk memutus rantai penyebaran virus COVID-19.

"Terus sosialisasikan protokol kesehatan kepada masyarakat, karena hal ini adalah sebagai perlindungan terhadap diri kita serta menjaga keluarga dan sesama terhadap COVID-19, jangan lalai karena pandemi belum usai," katanya.

Untuk diketahui, per tanggal 15 Juni 2021 kondisi terkini Bed Occupancy Rate (BOR) di sejumlah rumah sakit di Kota Tangerang yang menangani pasien COVID-19 telah mencapai angka 85,75 persen dengan rincian dari 121 bed ICU di 32 rumah sakit saat ini terpakai ada 106 bed dan untuk bed perawatan sebanyak 1.134 bed terpakai dari 1.325 total keseluruhan. Sedangkan untuk BOR pada Rumah Isolasi Terkonsentrasi (RIT) keterisiannya mencapai 98,96 persen.

Pewarta: Achmad Irfan
Editor: Heru Dwi Suryatmojo
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Kemenkes: Belum ada rencana vaksinasi tiga dosis

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar