PLN: Pasokan listrik di faskes dan sentra vaksinasi COVID-19 aman

PLN: Pasokan listrik di faskes dan sentra vaksinasi COVID-19 aman

Pimpinan PLN UP3 Bekasi memberikan arahan dan pembekalan kepada petugas teknis sebelum diterjunkan ke lapangan guna memastikan ketersediaan pasokan listrik di wilayah Kota Bekasi, Jawa Barat. (ANTARA/Pradita Kurniawan Syah)

Bekasi (ANTARA) - PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan Bekasi memastikan pasokan listrik seluruh fasilitas kesehatan (faskes) dan sentra vaksinasi COVID-19 di daerah itu aman, dengan menyiagakan ratusan personel lapangan serta sejumlah unit sarana dan prasarana cadangan.

"Lonjakan kasus berdampak pada peningkatan aktivitas di lokasi perawatan pasien COVID-19. Tugas kami siaga, memastikan pasokan listrik aman," kata Plh Manager PLN UP3 Bekasi Yudho Rahadianto di Bekasi, Kamis.

Yudho mengatakan 202 personel pelayanan teknik telah disiagakan guna mengantisipasi terjadinya gangguan kelistrikan di seluruh lokasi penanganan pasien COVID-19 dan sentra vaksinasi massal.

PLN UP3 Bekasi juga telah menyiapkan dua unit genset 80 kilo Volt Ampere (kVA) dan satu unit Uninterruptible Power Supply (UPS) berkapasitas 200 kVA sebagai alat back up kelistrikan saat terjadi gangguan.

"Mudah-mudahan membantu tugas tenaga kesehatan merawat pasien COVID-19 secara maksimal," katanya.

Pihaknya juga berkomitmen turut menyukseskan kegiatan vaksinasi massal di Stadion Patriot Candrabhaga yang diawali kunjungan Presiden Joko Widodo pada Senin (14/6) lalu hingga beberapa hari ke depan.

"Kami akan selalu memastikan pasokan listrik saat kegiatan vaksinasi massal aman. Kita siap sukseskan vaksinasi massal di stadion sebagai upaya pembentukan herd immunity," ucapnya.

PLN UP3 Bekasi juga turut berkontribusi membantu penanganan pandemi COVID-19 dengan memberikan bantuan alat pelindung diri tenaga kesehatan yang disalurkan melalui Dinas Kesehatan Kota Bekasi bertepatan dengan kegiatan vaksinasi massal di Stadion Patriot Candrabhaga.

"Kami juga membagikan masker kepada masyarakat sekaligus mengimbau agar masyarakat patuh dan disiplin menerapkan prokes 5M, yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas," katanya.

Di lingkungan internal, kata dia, mulai dari petugas teknik, petugas baca meter, petugas penyambungan, hingga sekuriti juga telah dibekali pelatihan protokol kesehatan COVID-19 guna mencegah penyebaran virus corona khususnya di lingkungan perusahaan.

"Pandemi ini belum berakhir, bahkan beberapa hari ini terus melonjak jadi semua harus terus waspada, jangan lengah menerapkan protokol kesehatan secara ketat," kata Yudho.

 

Pewarta: Pradita Kurniawan Syah
Editor: Arief Mujayatno
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar