BPPT: Penguatan sistem inovasi dukung Indonesia mandiri dan maju

BPPT: Penguatan sistem inovasi dukung Indonesia mandiri dan maju

Kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Hammam Riza berbicara dalam Webinar Sistem Inovasi Daerah (SIDa), Cikal Bakal Brida?, Jakarta, Kamis (17/06/2021). (ANTARA/Martha Herlinawati Simanjuntak)

Jakarta (ANTARA) - Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) mengatakan perlu penguatan sistem inovasi nasional dan daerah dalam rangka mendukung visi Indonesia 2045 sebagai negara mandiri, maju, adil dan makmur.

"Penguatan sistem inovasi dalam rangka mendorong pembangunan ekonomi yang berbasis pengetahuan," kata Kepala BPPT Hammam Riza dalam Webinar Sistem Inovasi Daerah (SIDa), Cikal Bakal Brida?, Jakarta, Kamis.

Hammam menuturkan untuk mencapai visi Indonesia 2045, maka harus telah melaksanakan paling tidak dua misi yakni mewujudkan daya saing dan penguatan sistem inovasi dalam rangka pembangunan ekonomi yang berbasis pengetahuan.

Menurut Hammam, salah satu pendekatan yang sangat populer dan pantas untuk terus digulirkan adalah sistem inovasi nasional.

Baca juga: BPPT: Peningkatan TKDN untuk produk inovasi dukung kemandirian bangsa

Baca juga: BPPT genjot pendayagunaan inovasi teknologi untuk pemulihan ekonomi


Sistem inovasi nasional menekankan pada interaksi antar aktor yang terlibat di dalam inovasi dan menganalisis bagaimana interaksi tersebut dibentuk oleh faktor sosial, institusional dan politik di dalam lingkup nasional atau negara, dan dalam konteks kedaerahan maka diperlukan sistem inovasi daerah.

Hammam mengatakan dengan terjadinya pergeseran ekonomi yang berbasis komoditas menuju ekonomi berbasis pengetahuan dan semakin ketatnya kompetisi global, maka dibutuhkan kemantapan daya saing yang tinggi, dan inovasi adalah satu faktor yang tidak bisa ditepis yang menjadi bagian dari upaya peningkatan daya saing nasional.

Untuk itu, dalam upaya meningkatkan inovasi secara berkelanjutan maka diperlukan sistem inovasi yang merupakan suatu kesatuan baik lembaga, sumber daya manusia, infrastruktur dan suprastruktur, jejaring, maupun proses atau interaksi, yang mempengaruhi arah perkembangan dan kecepatan inovasi, difusi dan proses pembelajaran.

Selain penguatan sistem inovasi, implementasi dan pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi dan inovasi harus semakin ditingkatkan di daerah-daerah yang bertujuan untuk memecahkan permasalahan desa, memberdayakan potensi lokal, meningkatkan nilai tambah dari kekayaan lokal, dan pada gilirannya meningkatkan dampak ekonomi terhadap kesejahteraan masyarakat.

Baca juga: Harkitnas, BPPT kembangkan inovasi COVID-19 di bidang kesehatan-pangan

Baca juga: BPPT dorong inovasi pengembangan energi alternatif

Pewarta: Martha Herlinawati Simanjuntak
Editor: Zita Meirina
COPYRIGHT © ANTARA 2021

BPPT haruslah menjadi pusat kecerdasan teknologi

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar