Ruang isolasi di Graha Wisata Ragunan tersisa empat kamar

Ruang isolasi di Graha Wisata Ragunan tersisa empat kamar

Gedung Graha Wisata Ragunan sebagai tempat isolasi pasien COVID-19 tanpa gejala di Ragunan, Jakarta Selatan, Kamis (17/6/2021). ANTARA/HO-Sudin Kominfotik Jakarta Selatan

Ruang isolasi kami hampir penuh, setiap hari ada saja yang masuk
Jakarta (ANTARA) - Ruang isolasi pasien COVID-19 tanpa gejala di Graha Wisata Ragunan, Jakarta Selatan menyisakan empat kamar dari total 78 kamar dengan tingkat keterisian per Kamis (17/6) mencapai 139 orang.

"Ruang isolasi kami hampir penuh, setiap hari ada saja yang masuk," kata Kepala Sub Bagian Tata Usaha Unit Pengelola Anjungan dan Graha Wisata Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta, Ranty Ariany di Jakarta, Jumat.

Menurut dia, warga positif COVID-19 yang menjalani isolasi berasal dari klaster keluarga dan individu.

Sesuai standar penanganan pasien COVID-19, lanjut dia, mereka akan menjalani isolasi selama 10 hari.

Selama menjalani isolasi, setiap hari mereka akan dikunjungi satu hingga dua orang dokter untuk memeriksa keadaan pasien.

Apabila tidak ada keluhan dan sudah 10 hari, mereka bisa pulang dan tetap harus menerapkan protokol kesehatan.

Baca juga: BNPB alihkan kendali pengelolaan fasilitas isolasi mandiri ke pemda

Graha Wisata Ragunan, kata dia, memiliki kapasitas sekitar 200 orang termasuk tenaga medis.

Satu kamar untuk pasien COVID-19, diisi oleh dua hingga tiga orang.

Ranty menjelaskan di dalam kamar tersebut sudah disiapkan televisi, internet, pengatur suhu ruangan dan kamar mandi di dalam.

Fasilitas itu untuk memberikan kenyamanan selama menjalani isolasi sehingga diharapkan cepat membaik.

Apabila ruang isolasi sudah penuh, maka pihaknya akan merujuk ke TMII di Jakarta Timur karena masih ada kapasitas.

Namun, jika bergejala maka pasien akan di rujuk ke rumah sakit atau RS Darurat Wisma Atlet.

Baca juga: Fasilitas isolasi Rusun Nagrak Cilincing dapat bantuan 500 velbed

Berdasarkan data corona.jakarta.go.id, di Jakarta Selatan terdapat 51 rumah sakit rujukan pasien COVID-19 yang juga hampir penuh diperkirakan sekitar 95 persen.

Sementara itu, untuk pasien tanpa gejala dirujuk ke Graha Wisata Ragunan.

Saat ini, Pemkot Jakarta Selatan mencari sejumlah lokasi yang bisa dijadikan ruang isolasi bagi pasien COVID-19 tanpa gejala.

Saat ini, fasilitas isolasi pasien tanpa gejala di Jakarta Selatan bertambah dengan disediakan di gedung Lembaga Kesehatan Penerbangan dan Ruang Angkasa (Lakespra) Saryanto TNI AU yang berada di Pancoran.

Di gedung tersebut terdapat 15 kamar dengan kapasitas 30 orang.

Baca juga: Pemkot Jaksel gandeng TNI AU sediakan lokasi isolasi pasien COVID-19

 

Pewarta: Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
Editor: Edy Sujatmiko
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar