Pasir Pengaraian, Riau (ANTARA News) - Sebanyak empat ekor gajah Sumatra liar yang meresahkan masyarakat di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Riau, segera direlokasi, sehingga konflik gajah dengan manusia segera berakhir.

"Kami telah melayangkan surat permohonan relokasi gajah liar dari kantong gajah yang ada di Rohul kepada Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau sejak November 2009 lalu, namun sampai sekarang saya belum terima kabarnya lagi", kata Kepala Dinas Kehutanan Rohul, M.Munif, kepada ANTARA, di Pasir Pengaraian, Kamis.

Ia mengatakan, pihaknya telah koordinasikan dengan BBKSDA Riau perihal relokasi tersebut.

Menurut dia, tugas merelokasi gajah adalah wewenang BBKSDA Riau, namun hingga kini belum ada tindakan konkrit sehingga gajah masih berada di Rohul.

Dijelaskannya, kemungkinan relokasi gajah itu terkendala karena lokasi pendidikan gajah di Sebanga, Duri, Kabupaten Bengkalis yang sudah penuh, sehingga menunggu relokasi belum bisa dilaksanakan.

"Selain itu belum terlaksananya relokasi itu karena biaya yang mahal, tapi tidak mungkin juga pemerintah tidak punya dana untuk merelokasi, maka kita harapkan secepatnya relokasi itu segera dilakukan", katanya.

Diakuinya, daerah lintasan gajah itu berada di Kecamatan Kepenuhan yang letaknya berada ditengah kawasan perkebunan sawit, namun areal perkebunan tidak mengurangi lahan habitat gajah.

"Di areal gajah itu memang sudah dikelilingi Perkebunan kelapa sawit, tapi mereka tidak mengurangi hutan tempat gajah itu bertempat tinggal", ujarnya.

Dia mengatakan, kerugian yang diakibatkan gajah liar itu sudah cukup besar dan telah meresahkan warga terus merusak perkebunan mereka. Katanya, kerusakan kebun akibat konflik dengan gajah sudah mencapai ratusan hektare, berupa kebun kelapa sawit dan kebun karet.

Daerah lintasan gajah itu berada di Kecamatan Kepenuhan dan Kepenuhan Hilir, namun sejauh ini gajah yang merusak tanaman perkebunan warga, hanya di usir ke tempat yang lokasi aman dari perkebunan dan pemukiman warga.

"Sejauh ini korban manusia akibat gajah liar tidak ada, tapi korban perkebunan sudah sangat banyak, sehingga kita harapkan gajah yang berada di Rohul secepatnya direlokasi", katanya.(*)
(ANT-141/E010/R009)

Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2010