Penanganan COVID-19 di Jaksel fokus disiplin prokes dan vaksinasi

Penanganan COVID-19 di Jaksel fokus disiplin prokes dan vaksinasi

Petugas gabungan memberikan hukuman 'push up" kepada warga yang tidak memakai masker saat razia Pembatasan Sosial Berskala Besar(PSBB) di Kawasan Jalan Fatmawati, Jakarta, Selasa (28/4/2020). ANTARA FOTO/Reno Esnir/foc

Jakarta (ANTARA) - Penanganan COVID-19 di Jakarta Selatan difokuskan pada disiplin masyarakat terhadap protokol kesehatan termasuk mengurangi mobilitas dan pelaksanaan vaksinasi massal melalui sinergi bersama jajaran pemerintah daerah, Kepolisian dan Korem 051/Wijayakarta.

"Diharapkan membuat posko vaksinasi bersama agar dapat saling mengisi dan bersinergi satu sama lain," kata Komandan Korem 051/Wijayakarta Brigadir Jenderal TNI Sidharta Wisnu dalam rapat koordinasi penanganan COVID-19 di Kantor Wali Kota Jakarta Selatan, Jumat.

Menurut dia, posko bersama diperlukan untuk koordinasi, menentukan lokasi, pengerahan tenaga kesehatan dan prioritas masyarakat yang akan divaksinasi agar target tercapai maksimal.

Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Jakarta Selatan Isnawa Adji mengatakan, pembahasan penanganan kasus COVID-19 di wilayahnya berada di bawah kendali Korem 051/Wijayakarta, termasuk juga dengan wilayah Jakarta Timur.

Isnawa menambahkan, Pemerintah Kota Jakarta Selatan dan Pemerintah Kota Jakarta Timur mengoptimalkan penanganan pandemi COVID-19.

"Sesuai arahan Presiden, kami diminta lebih memperketat masalah kedisiplinan karena diduga mulai terjadi ketidakpatuhan protokol kesehatan," katanya.

Selain terkait kedisiplinan, percepatan vaksinasi COVID-19 juga sedang dikebut. "Kami punya target per hari 21 ribu orang yang harus divaksin dan sekarang para wali kota setiap Senin dan Kamis sore akan langsung dicek Gubernur DKI," ungkapnya.

Baca juga: Pemkot Jaksel catat ada 165 titik sentra vaksinasi
Baca juga: Pemkot Jaksel targetkan 21.305 orang divaksin per hari
Rapat koordinasi penanganan COVID-19 dan vaksinasi massal di Kantor Wali Kota Jakarta Selatan, Jumat (18/6/2021). (ANTARA/HO-Sudin Kominfotik Jakarta Selatan)
Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Selatan menargetkan sebanyak 21.305 warga berusia di atas 18 tahun mendapatkan suntikan vaksin per hari sampai 17 Agustus 2021. Untuk menggenjot target itu, pihaknya salah satunya akan melaksanakan vaksinasi COVID-19 bagi keluarga ASN Pemkot Jaksel.

Isnawa mengungkapkan, penduduk Jakarta Selatan (Jaksel) yang berusia di atas 18 tahun sebanyak 1.675.968 orang. Dari jumlah itu, sebanyak 292.393 orang sudah mendapatkan suntikan vaksin COVID-19.

Sebelumnya, Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Selatan Muhamad Helmi mengungkapkan, ada 165 sentra vaksinasi untuk mempercepat program pemerintah dalam mengendalikan penularan COVID-19.

Penyediaan sentra vaksinasi tersebut dilakukan oleh sejumlah pihak mulai dari Puskemas, kecamatan, kelurahan, Kepolisian, TNI hingga pelaku usaha. Sedangkan lokasi yang digunakan mulai dari sekolah, instansi pemerintah, GOR, RT/RW, RPTRA hingga gedung-gedung perusahaan/swasta.

Dalam rapat koordinasi terkait penanganan COVID-19 dan vaksinasi yang dipimpin Danrem 051 Wijayakarta itu juga dihadiri Kapolres Jakarta Selatan Kombes Polisi Azis Andriansyah dan Kapolres Jakarta Timur
 Kombes Polisi Erwin Kurniawan.

Selain itu, juga dihadiri BPBD Jakarta Selatan, BPBD Jakarta Timur, Suku Dinas Kesehatan Jakarta Selatan dan Jakarta Timur, Kajari Jakarta Selatan, Kajari Jakarta Timur serta instansi terkait lainnya.

Korem 051/Wijayakarta berada di bawah komando Kodam Jaya dengan wilayah tugas mencakup Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Bekasi dan Depok.

Pewarta: Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
Editor: Sri Muryono
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Wamenkeu: Fleksibilitas APBN penting di masa pandemi

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar