Mendagri: Peran DPRD krusial dalam penanganan pandemi COVID-19

Mendagri: Peran DPRD krusial dalam penanganan pandemi COVID-19

Mendagri Tito Karnavian. ANTARA/HO-Kemendagri

Jakarta (ANTARA) - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mengatakan peran Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) sangat krusial dalam penanganan pandemi COVID-19 dan pemulihan ekonomi di Tanah Air.

“Saya melihat bahwa peran DPRD menjadi sangat penting dalam penanganan pandemi COVID-19 dan pemulihan ekonomi. Sekali lagi peran dalam penyusunan peraturan menjadi krusial. Itu akan menjadi pegangan bagi para penegak,” kata Mendagri Tito Karnavian dalam keterangannya di Jakarta, Jumat.

Mendagri mengatakan pada 2021 masih banyak tantangan yang perlu dihadapi bersama, terutama berkaitan dengan penanganan pandemi COVID-19 dan pemulihan ekonomi.

Baca juga: Mendagri sarankan Palembang belajar pengelolaan sungai ke Bangkok

Menurut dia, tiga fungsi yang dimiliki DPRD, yakni legislasi, anggaran, dan pengawasan menjadi sentral dalam penanganan wabah.

“Saya memohon kepada rekan-rekan sebagai komunikator yang baik dan jembatan yang baik perlu memberikan pemahaman kepada teman-teman politisi di DPRD," kata dia.

Menjadi komunikator yang baik, kata dia, bertujuan agar para legislator di daerah betul-betul memanfaatkan tiga kewenangan dalam mengatasi permasalahan kendali COVID-19 dan memulihkan ekonomi dengan menangkap peluang yang ada.

Baca juga: PPKM Mikro diperpanjang, Mendagri: Masyarakat tak lelah terapkan 5M

Mendagri menyampaikan agar permasalahan nasional pandemi COVID-19 beserta dampak sosial ekonominya perlu diselesaikan bersama.

Sebagai legislator, kata dia, DPRD yang dipilih dengan legitimasi dari rakyat dan mewakili kepentingan rakyat membuat suara anggota DPRD memiliki pengaruh pada masyarakat sehingga perlu dimanfaatkan untuk menyosialisasikan dan mengkampanyekan protokol kesehatan.

“Sampaikan tentang cara menangani COVID-19.Paling gampang kampanyekan pakai masker. Ini beda kalau yang menyampaikan kepala daerah dengan anggota dewan yang dipilih oleh konstituen yang dipilih di dapilnya masing-masing. Itu akan lebih 'powerfull',” ujar Mendagri.

Baca juga: Mendagri minta belanja daerah tidak ditahan

 

Pewarta: Boyke Ledy Watra
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Mendagri usulkan kampanye Pemilu 2024 berlangsung 4 bulan

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar