Laboratorium Argentina produksi setengah juta dosis vaksin Sputnik V

Laboratorium Argentina produksi setengah juta dosis vaksin Sputnik V

Seorang petugas medis menerima suntikan vaksin COVID-19 di Buenos Aires, Argentina, Selasa (29/12/2020). Argentina pada Selasa (29/12) meluncurkan gerakan vaksinasi untuk mengatasi penyakit virus corona baru (COVID-19), yang memprioritaskan petugas kesehatan di garis depan pandemi. Dua dokter, Francisco Traverso dan Flavia Loiacono, menjadi orang-orang pertama yang diimunisasi menggunakan satu dari 300.000 dosis vaksin Sputnik V Rusia yang tiba pekan sebelumnya. ANTARA FOTO/Xinhua/Martin Zabala/pras.

Buenos Aires (ANTARA) - Laboratorium Argentina Richmond pada Jumat (18/6) mengatakan telah memproduksi hampir setengah juta dosis vaksin COVID-19 Sputnik V buatan Rusia, produksi pertama di negara tersebut.

Vaksin itu sedang menantikan persetujuan National Administration of Medicines, Food and Medical Technology (ANMAT) dan Gamaleya Institute Rusia untuk peluncurannya, demikian diunggah Richmond di Twitter.

"Kami mengapresiasi kerja keras staf kami untuk mencapai tujuan pertama ini, dan melanjutkan komitmen kami untuk mewujudkan produksi vaksin lokal," katanya.

Argentina terlambat meluncurkan program vaksinasi COVID-19. Baru ada sekitar 18 juta dosis yang telah diberikan hingga saat ini di negara itu. Hanya sedikit lebih dari 3,5 juta orang yang telah mendapatkan dosis lengkap.

Vaksin COVID-19 yang kini digunakan di Argentina adalah Sputnik V, AstraZeneca, Sinopharm. Sebelumnya, CoviShield juga digunakan. 

Sejauh ini, tercatat 88.247 korban meninggal COVID-19 di negara tersebut.

"Hari ini kita merayakan pencapaian baru dalam pembuatan Sputnik V," kata Menteri Produksi dan Tenaga Kerja Argentina  Matias Kulfas.

Sumber: Reuters

Baca juga: Dengan lebih dari 80.000 kematian, Argentina berjuang atasi COVID-19

Baca juga: Argentina laporkan kenaikan tertinggi kasus harian COVID-19

Baca juga: Argentina berharap dapat 10 juta dosis vaksin Sputnik Rusia


 

Vaksin COVID-19 nonaktif buatan China masuki uji coba tahap 3 di Argentina

Penerjemah: Asri Mayang Sari
Editor: Tia Mutiasari
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar