Menteri Johnny ajak UMKM dan pelaku wisata gunakan aplikasi JPHub

Menteri Johnny ajak UMKM dan pelaku wisata gunakan aplikasi JPHub

Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate (kanan) mengunjungi tempat wisata Batu Cermin di Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Jumat (18/6/2020). ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/foc.

Pakai platform-platform itu untuk kepentingan kita, untuk kepentingan pariwisata
Jakarta (ANTARA) - Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate mengajak masyarakat menggunakan aplikasi super Jaringan Pariwisata (JPHub) yang disiapkan pemerintah untuk mempercepat usaha mikro kecil menengah (UMKM) dan pelaku pariwisata masuk ke marketplace.

JPHub juga akan terhubung dengan metode pembayaran cashless melalui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).

"Gunakan kedua super aplikasi ini sebagai media perantara dari produksi-produksi usaha mikro, kecil, dan menengah dan ultra mikro untuk masuk ke marketplace. Pakai platform-platform itu untuk kepentingan kita, untuk kepentingan pariwisata," kata Johnny, dalam keterangan pers, dikutip Sabtu.

Johnny mengemukakan hal tersebut ketika membicarakan UMKM dan pariwisata di Nusa Tenggara Timur, yang baru saja menjadi tempat acara puncak Gerakan Bangga Buatan Indonesia.

Baca juga: BPOLBF siapkan empat strategi pulihkan kunjungan wisata ke Labuan Bajo

Memanfaatkan aplikasi tersebut dianggap bisa mendorong pelaku UMKM untuk masuk ke platform digital.

Selain mendorong masyarakat untuk menggunakan aplikasi digital, pemerintah berkolaborasi dengan ekosistem untuk pemulihan ekonomi nasional di sektor pariwisata dan Bank Indonesia untuk pembayaran.

Johnny menilai pengembangan pariwisata di NTT perlu didukung dengan paket yang unik, misalnya dengan dukungan layanan telekomunikasi yang memadai sebagai pelengkap keindahan destinasi wisata.

"Ini yang kita dukung dan Kominfo hadir di situ melalui penggelaran infrastruktur dengan menghasilkan sinyal yang kuat dan stabil agar tercipta kenyamanan dan kemudahan bagi wisatawan," kata Johnny.

Baca juga: Industri pariwisata di Labuan Bajo didorong pakai kopi lokal

Di NTT saja, Kominfo melalui Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi atau BAKTI akan membangun 421 menara base transceiver station (BTS) untuk tahun ini.

Selain membangun infrastruktur telekomunikasi di destinasi wisata super prioritas seperti Labuan Bajo, Kominfo juga melihat pentingnya ketersediaan pasokan daya listrik atau power supply.

"Untuk Labuan Bajo ini kan kita harapkan tenaga listrik yang ramah lingkungan atau energi baru dan terbarukan sehingga pariwisatanya juga punya nilai yang tinggi," kata Johnny.

Kominfo menyakini dengan kolaborasi yang kuat, pemulihan ekonomi tahun ini akan berjalan dengan baik. Pemerintah mengharapkan pertumbuhan positif ekonomi di kisaran 5 persen.

Baca juga: Menkominfo optimis pariwisata Labuan Bajo akan terjadi lompatan

Baca juga: Menkominfo: Teknologi digital dorong kemajuan industri wisata dan UMKM

Baca juga: Produk UMKM Labuan Bajo siap dipasarkan ke Jawa Barat

Pewarta: Natisha Andarningtyas
Editor: Suryanto
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Menkominfo jamin telekomunikasi PON Papua

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar