Keuangan syariah perlu manfaatkan teknologi jangkau milenial

Keuangan syariah perlu manfaatkan teknologi jangkau milenial

Wadirut 2 Bank Syariah Indonesia, Abdullah Firman Wibowo, dalam webinar bertema "Langkah Terarah Perbankan Syariah" yang diikuti lebih dari 1000 peserta, Sabtu (19/6/2021). (ANTARA/BSI)

Jakarta (ANTARA) - Sistem keuangan syariah Indonesia perlu memanfaatkan perkembangan teknologi untuk bisa menjangkau dan memudahkan kaum milenial yang akrab dengan dunia digital.

Populasi Indonesia saat ini mayoritas adalah kaum milenial yang dekat dengan digital. Untuk itu, sistem keuangan syariah akan memanfaatkan teknologi untuk menjangkau mereka, kata Abdullah Firman Wibowo, Wakil Direktur Utama 2 PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI), bank hasil penggabungan tiga bank syariah BUMN (Mandiri, BNI, dan BRI).

"Kami optimistis, segala tantangan yang dihadapi perbankan syariah di Indonesia dapat diatasi melalui kolaborasi dengan para pakar, memanfaatkan teknologi dan berbagai langkah yang terarah sehingga ke depan perbankan syariah mampu menempati papan atas di percaturan perbankan di Indonesia," katanya dalam pernyataan pers, dikutip Minggu.

Baca juga: BSI buka program ODP dan literasi keuangan syariah

Baca juga: BSI prediksi ekonomi Indonesia kuartal II 2021 dekati lima persen


Melalui langkah itu, menurut Firman, Indonesia juga diharapkan dapat menjadi rujukan perbankan syariah di dunia dengan keunggulan jumlah penduduk muslim terbesar.

Selain itu, dalam menjalankan perbankan syariah saat ini perlu mengembangkan teknologi yang berhubungan dengan big data, algoritma dan artificial intellegence dalam menjadi bank syariah yang mampu memberikan layanan yang terbaik kepada masyarakat.

Guna mendekatkan diri dengan kaum milenial, belum lama ini BSI menggelar kegiatan memperkuat literasi keuangan syariah bagi mahasiswa berkolaborasi dengan Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta.

Kegiatan itu antara lain diisi webinar keuangan syariah untuk mahasiswa, akademisi, dan masyarakat luas yang diikuti lebih dari 1000 peserta.

"Semoga acara ini dapat memberikan informasi bagaimana prospek perbankan syariah di Indonesia, tantangan yang dihadapi dan bagaimana mengatasinya sehingga perbankan syariah dapat tumbuh dengan baik memenuhi harapan yang besar dari masyarakat muslim dan masyarakat secara umum," kata Rektor UGM Panut Mulyono.

UGM mendukung penuh terhadap upaya edukasi dan sosialisasi keuangan syariah yang saat muncul dan tumbuh dengan sangat baik. Terlihat dengan munculnya program studi, pusat studi dan komunitas forum diskusi yang terkait dengan keuangan syariah.

Mardliyah Islamic Center UGM saat ini memiliki kepedulian terhadap bisnis, keuangan, dan enterprenuer yang berasaskan syariah dengan bekerjasama dan berkolaborasi dengan lembaga-lembaga di luar UGM seperti BSI dan Otoritas Jasa Keuangan.

Baca juga: Bank Syariah Indonesia-Peruri kembangkan ekonomi syariah di Indonesia

Baca juga: Dukung ekonomi syariah, Peruri teken MoU dengan Bank Syariah Indonesia

Baca juga: BSI optimistis perbankan syariah tumbuh double digit di 2021

Pewarta: Suryanto
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Kalsel dorong pertumbuhan UMKM berbasis ekonomi syariah

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar