2,62 miliar lebih dosis vaksin COVID sudah diberikan di seluruh dunia

2,62 miliar lebih dosis vaksin COVID sudah diberikan di seluruh dunia

Arsip foto - Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus berbicara saat menghadiri Majelis Kesehatan Dunia (WHA) di tengah pandemi penyakit virus corona (COVID-19) di Jenewa, Swiss, 24 Mei 2021. ANTARA/Christopher Black/Organisasi Kesehatan Dunia/Handout via REUTERS/pri

Ankara (ANTARA) - Lebih dari 2,62 miliar dosis vaksin COVID-19 sudah diberikan di seluruh dunia, menurut data yang dihimpun oleh situs pelacak Our World in Data pada Minggu (20/6).

China menjadi yang terdepan dalam pemberian dosis vaksin, yakni 1,1 miliar lebih, yang disusul oleh Amerika Serikat dengan 317,17 juta dosis.

India telah menyuntikkan 276,69 juta dosis, Brazil dengan 86,47 juta, Inggris Raya 73,76 juta, Jerman 65,74 juta, Prancis 47,71 juta dan Italia dengan 45,57 juta dosis vaksin.

Turki berada di urutan kesembilan dengan lebih dari 41,34 juta dosis vaksin, diikuti oleh Meksiko, Spanyol, Indonesia dan Rusia.

Negara dengan persentase vaksinasi tertinggi berdasarkan populasi yakni Uni Emirat Arab, dengan 144,89 dosis per 100 orang.

Mayoritas vaksin COVID-19 diberikan dalam dua dosis, sehingga jumlah dosis yang telah disuntikkan tidak sama dengan jumlah individu penerima dosis lengkap.

Sejak Desember 2019, pandemi telah menyebabkan lebih dari 3,86 juta orang di 192 negara dan kawasan meninggal, dengan 178,27 juta lebih kasus dilaporkan di seluruh dunia, menurut Universitas Johns Hopkins yang berbasis di AS.

AS, India dan Brazil masih menjadi negara terparah di dunia yang mengalami wabah virus corona.

Sumber: Anadolu

Baca juga: WHO: Secara global varian COVID Delta jadi dominan
Baca juga: WHO berharap Afrika menjelang akhir 2021 bisa memproduksi vaksin
Baca juga: WHO setujui vaksin COVID Sinovac, vaksin kedua China yang terdaftar

Penerjemah: Asri Mayang Sari
Editor: Mulyo Sunyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Ridwan Kamil usulkan PPKM yang proporsional kepada pemerintah pusat

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar