Sudin Kesehatan Jaktim ajak warga ikut vaksinasi COVID-19

Sudin Kesehatan Jaktim ajak warga ikut vaksinasi COVID-19

Sejumlah warga mengikuti vaksinasi COVID-19 yang diadakan di Sentra Vaksinasi Jakarta International Equestrian Park Pulo Mas, Jakarta, Selasa (22/6/2021). ANTARA/Yogi Rachman

di wilayah Jakarta Timur sendiri menargetkan setiap harinya sebanyak 29.000 dosis vaksin diberikan kepada warga.
Jakarta (ANTARA) - Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Timur Indra Setiawan mengajak warga di wilayahnya mengikuti program vaksinasi COVID-19 untuk usia 18 tahun ke atas.

Indra Setiawan mengatakan saat ini terdapat sejumlah lokasi seperti fasilitas kesehatan dan juga sentra vaksinasi yang bisa didatangi oleh warga yang ingin mendapatkan vaksin COVID-19 dengan syarat yang mudah.

Baca juga: Ratusan warga DKI antusias antre vaksin Sinovac di JIEP Pulomas

"Dalam rangka percepatan vaksinasi bagi warga baik yang ber-KTP DKI maupun yang non KTP DKI, dengan catatan non KTP DKI adalah orang-orang yang berdomisili di DKI Jakarta dalam hal ini ada surat keterangan dari lurah atau non DKI yang beraktivitas di DKI dalam hal ini ada surat dari tempat kerjanya," kata Indra Setiawan di Jakarta, Selasa.

Indra Setiawan mengatakan di wilayah Jakarta Timur sendiri menargetkan setiap harinya sebanyak 29.000 dosis vaksin diberikan kepada warga.

Baca juga: Polsek Cilandak gelar vaksinasi untuk 30 warga disabilitas

Menurut dia, vaksinasi diberikan dengan tujuan membentuk antibodi dalam tubuh untuk menghadapi COVID-19.

"Kita divaksin tujuannya membuat antibodi. Kita membuat pengaman dalam tubuh. Jadi begitu virus corona masuk kita punya pertahanannya," ujar Indra Setiawan.

Lebih lanjut, Indra pun berharap agar masyarakat yang sudah divaksin juga tak ragu mengajak kerabat dan keluarganya untuk mengikuti program vaksinasi COVID-19.

Baca juga: Pemkot Jaksel gaet perguruan tinggi siapkan vaksinator

"Tapi yang perlu diingat walaupun kita sudah mendapat vaksinasi, protokol kesehatan tetap menjadi syarat utama sampai pandemi secara global hilang," tutur Indra Setiawan.

Pewarta: Yogi Rachman
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar