Jakpro siap optimalkan aset jadi sentra layanan vaksinasi COVID-19

Jakpro siap optimalkan aset jadi sentra layanan vaksinasi COVID-19

Sejumlah karyawan Jakpro Group berfoto usai divaksin di Jakarta International Velodrome, Rawamangun, Jakarta Timur, Rabu (31/3/2021) ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/wsj.

Jakarta (ANTARA) - Manajemen Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI Jakarta, PT Jakarta Propertindo (Perseroda) siap mengoptimalkan sejumlah asetnya menjadi sentra pelayanan vaksinasi COVID-19.

Hal itu merupakan komitmen PT Jakarta Propertindo (Jakpro) untuk mendukung program prioritas Pemerintah Provinsi DKI Jakarta guna mewujudkan "Jakarta Bangkit" sesuai tema Hari Ulang Tahun ke-494 pada 22 Juni 2021.

"Seluruh aset yang dikelola oleh Jakpro siap untuk digunakan bagi penyelenggara vaksinasi di seluruh DKI, baik itu Velodrome, Pantai Maju Bersama maupun Equestrian Park," ujar Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan Jakpro Nadia Diposanjoyo saat dihubungi di Jakarta, Kamis.

Nadia mengatakan, Jakarta International Equestrian Park di Jakarta Timur dijadikan sentra vaksinasi COVID-19 lebih dulu menyusul Jakarta international Velodrome di Jakarta Timur.

Vaksin diberikan untuk warga yang memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) maupun yang tidak memiliki atau non-KTP DKI, dengan syarat memberikan bukti surat keterangan domisili atau keterangan bekerja di DKI Jakarta.
"Adapun vaksinasi akan diberikan secara gratis," ujar Nadia.

Baca juga: Mural Jakarta International Velodrome, spot "instagramable" anak muda
Baca juga: Libur sekolah, anak-anak penuhi Jakarta International Velodrome
Petugas kesehatan melakukan vaksinasi COVID-19 terhadap karyawan Jakpro Group di Jakarta International Velodrome, Rawamangun, Jakarta Timur, Rabu (31/3/2021). ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/wsj. 

Sentra Vaksinasi yang dilaksanakan di Jakarta International Equestrian Park (JIEP) Pulomas, Jakarta Timur, difasilitasi oleh perusahaan produk kesehatan, Enesis.

Ini merupakan kolaborasi antara swasta dan pemerintah, yakni Kementerian Kesehatan, Kementerian Perhubungan, Pemprov DKI Jakarta dan Jakarta International Equestrian Park Pulo Mas, Jakarta Timur.

Sentra vaksinasi itu menyediakan 10.000 dosis kepada masyarakat umum DKI Jakarta dan domisili DKI berusia 18 tahun ke atas, UMKM dan pengemudi.

Salah satu anak perusahaan PT Jakpro, yakni PT Pulo Mas Jaya selaku pengelola Jakarta International Equestrian Park (JIEP) Pulomas menyatakan kesiapan dukungannya dalam pengendalian COVID-19, terutama dalam percepatan vaksinasi seluruh warga DKI Jakarta.

Pandemi COVID-19 telah berlangsung lebih dari 1,5 tahun melanda Tanah Air. Efeknya tidak hanya krisis di sektor kesehatan melainkan juga merembes ke sektor ekonomi sebab aktivitas dan interaksi warga dibatasi selama pandemi COVID-19.

Baca juga: Anies resmikan Jakarta International Equestrian Park Pulomas
Baca juga: Kuda-kuda premium untuk equestrian siap dikembangbiakkan di Jakarta
Warga mendapat suntikan vaksin jenis Sinovac di Sentra Vaksinasi Enesis berlokasi di Jakarta International Equestrian Park (JIEP) Pulomas, Jakarta Timur, Selasa (22/6/2021). ANTARA/Mentari Dwi Gayati/am.
Meski begitu, pemerintah pusat maupun Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melihat vaksin COVID-19 merupakan "game changer" agar aktivitas masyarakat kembali bisa berangsur normal.

Targetnya, pemerintah pusat dan Pemprov DKI Jakarta melaksanakan vaksinasi 8,8 juta jiwa populasi Jakarta. Sejauh ini, vaksinasi di Jakarta sudah mencapai 2,89 juta orang.

Pada bulan ini, ada penambahan 100 ribu vaksinasi untuk mencapai target tiga juta penduduk yang mengikuti vaksinasi COVID-19 di Jakarta.

Karena itu, Pemerintah Provinsi DKI juga mulai melakukan vaksinasi COVID-19 tahap ketiga untuk penduduk berusia 18 tahun ke atas.

Sebelumnya, vaksinasi tahap pertama menyasar tenaga kesehatan dan tahap kedua menyasar warga lanjut usia, guru dan para pekerja yang bekerja pada sektor layanan publik.

Pewarta: Abdu Faisal
Editor: Sri Muryono
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Ribuan warga binaan lapas di Jateng jalani vaksinasi COVID-19

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar