Formula 1

Hamilton anggap keputusan izinkan penonton untuk GP Inggris prematur

Sejumlah pembalap melaju pada balapan historis 70 tahun F1 Grand Prix di sirkuit Silverstone Inggris, Minggu 9 Agustus 2020. Verstappen berhasil menjadi juara diikuti duo pembalap Mercedes Lewis Hamilton dan Valtterri Bottas. ANTARA FOTO/Pool via REUTERS/Andrew Boyers/aww.


Silverstone, yang menjadi markas sebagian besar tim F1, mengikuti jejak turnamen tenis Wimbledon, turnamen golf British Open dan semi-final dan final Piala Eropa 2020 di Wembley sebagai subjek Program Riset Event (ERP) pemerintah Inggris.

Managing director sirkuit Silverstone Stuart Pringle kepada Reuters mengatakan GP Inggris akan usai sembilan jam sebelum semua pembatasan dicabut dan program ERP itu didorong oleh data.

"Alasan kenapa kami menjadi ajang olahraga dengan penonton terbanyak karena kami adalah yang terakhir dalam Program Riset Event yang telah berjalan beberapa bulan ini," kata Pringle.

Ia mengungkapkan para penonton tidak akan dikenai sanksi apabila data mengindikasikan tidak aman.

Sementara itu pebalap lain asal Britania Lando Norris menyambut gembira kabar tersebut.

Baca juga: McLaren perpanjang kontrak Lando Norris
Baca juga: Lando Norris positif COVID-19

"Saya sangat senang," kata Norris. "Kami sangat kehilangan tahun lalu. Menyenangkan melihat sedikit demi sedikit ada penonton di musim ini di sana sini.

"Melihat mereka kembali dan merasa lebih normal lagi adalah yang saya tunggu-tunggu."

GP Britania akan menjadi balapan pertama musim ini yang menggunakan format baru yaitu dengan kualifikasi pada Jumat dan kemudian sprint race pada Sabtu untuk menentukan posisi start pada Minggu.

Poin juga akan diberikan kepada pebalap yang finis tiga besar pada Sabtu.

Sementara itu otoritas Austria juga telah mengizinkan 15.000 fan menghadiri Grand Prix Styria akhir pekan ini, dan lebih banyak lagi akan datang di balapan selanjutnya satu pekan berselang di sirkuit yang sama.

Baca juga: Hamilton telah bicara kontrak dengan Mercedes, dukung Bottas bertahan
Baca juga: Mercedes siapkan serangan maksimum di trek kandang tim Red Bull
Baca juga: Ferrari bergulat dengan masalah keausan berlebihan ban depan

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar