BSI terus kembangkan aplikasi "mobile"

BSI terus kembangkan aplikasi "mobile"

Direktur Utama Bank Syariah Indonesia, Hery Gunardi (kiri), bersama Direktur Information Technology BSI Achmad Syafii saat menggunakan aplikasi BSI Mobile di Kantor Bank Syariah Indonesia, Jakarta. ANTARA/HO-Bank Syariah Indonesia/am.

Jakarta (ANTARA) - PT Bank Syariah Indonesia Tbk, yang merupakan hasil penggabungan tiga bank syariah BUMN, terus mengembangkan aplikasi BSI Mobile dengan menambahkan fitur biometrik untuk memudahkan calon nasabah membuka rekening secara daring.

Melalui pengembangan aplikasi BSI Mobile dengan fitur terbaru Know Your Customer-Biometric, BSI menargetkan pembukaan rekening online mencapai 1 juta nasabah. Fitur itu memungkinkan nasabah membuka rekening dengan cepat dan mudah.

Direktur Utama Bank Syariah Indonesia Hery Gunardi mengatakan sebagai bank syariah terbesar di Tanah Air, BSI terus berinovasi melalui berbagai pengembangan digital sebagai bagian dari langkah transformasi digital yang sudah dicanangkan sejak bank ini diresmikan pada 1 Februari 2021.

"Kami berkomitmen terus meningkatkan customer experience dari calon nasabah dan nasabah BSI, melalui kanal-kanal digital yang kami hadirkan," kata Hery dalam pernyataan pers, dikutip Jumat.

Baca juga: BSI bersiap satukan sistem layanan di Region 2

Sejalan dengan aspirasi perusahaan untuk menjadi bank yang modern dan inklusif, lanjut Hery, BSI akan senantiasa menawarkan kemudahan layanan bagi masyarakat dalam bertransaksi sesuai prinsip syariah. "Kami akan terus menyasar milenial dan generasi Z, melalui produk-produk layanan digital, sehingga akan muncul generasi-generasi syariah.

Fitur Biometrik menjadi salah satu verifikator pembukaan rekening online melalui verifikasi foto wajah yang terintegrasi dengan data kependudukan dari Disdukcapil. Dengan fitur ini memungkinkan calon nasabah tidak perlu video call, saat tahap verifikasi data diri pada proses pembukaan rekening secara daring.

Selain itu, dengan adanya fitur biometrik, waktu yang dibutuhkan untuk pembukaan rekening akan menjadi lebih singkat, yakni kurang dari 5 menit hingga proses terbentuknya nomor rekening online.

Dengan teknologi ini, calon nasabah BSI tidak perlu antre atau datang ke kantor cabang BSI. Inovasi ini tentunya efektif dan efisien, serta nyaman bagi calon nasabah di tengah pandemi COVID-19 yang belum juga berakhir. "Tentunya dari sisi keamanan, privacy, dan legalitas sudah disetujui dan diawasi oleh OJK," kata Hery.

Saat ini, animo masyarakat terhadap layanan keuangan BSI cukup meningkat, dengan jumlah pembukaan rekening online per awal Juni 2021 mencapai lebih dari 400 ribu dengan rata-rata 2.000 pembukaan rekening online yang terdata setiap harinya.

Hingga awal Juni 2021, jumlah pengguna BSI Mobile mencapai lebih dari 2 juta dan transaksi BSI Mobile meningkat signifikan 73,78 persen secara tahunan (YoY). Targetnya, pembukaan rekening online melalui BSI Mobile meningkat menjadi 3.000 per hari.

Baca juga: BSI fasilitasi produk dan layanan perbankan syariah untuk MUI

Baca juga: Bank Syariah Indonesia-Peruri kembangkan ekonomi syariah di Indonesia

Baca juga: BSI optimistis perbankan syariah tumbuh double digit di 2021

Pewarta: Suryanto
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Target migrasi nasabah BSI Palangka Raya selesai Agustus

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar