Peruri bantu UMKM kenalkan digitalisasi dan literasi keuangan

Peruri bantu UMKM kenalkan digitalisasi dan literasi keuangan

Pengunjung melintasi mesin pencetak uang koleksi Galeri Museum Peruri di M bloc, Jakarta, Kamis (8/4/2021). Selain menawarkan wisata belanja dan kuliner, kawasan M Bloc juga menghadirkan sarana edukasi melalui Galeri Museum Peruri dimana pengunjung dapat melihat koleksi mesin pencetak dan penghitung uang yang digunakan di awal masa kemerdekaan Indonesia. ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/rwa.

Sebagai BUMN, Peruri turut mendukung pengembangan UMKM melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang meliputi permodalan dan pembinaan kepada UMKM...
Jakarta (ANTARA) - Peruri turut memberi dukungan bagi pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) untuk mengenalkan digitalisasi serta literasi keuangan yang dikemas melalui ajang web seminar (webinar) yang dihadiri para pakar dan pelaku UMKM.

Webinar yang dilaksanakan pada 23-24 Juni 2021 itu diselenggarakan untuk membantu UMKM dalam hal manajemen pembiayaan dan keuangan, pemasaran, pemanfaatan SDM, serta pemanfaatan teknologi digital untuk meningkatkan kinerja dan keberlangsungan UMKM.

"Sebagai BUMN, Peruri turut mendukung pengembangan UMKM melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang meliputi permodalan dan pembinaan kepada UMKM. Webinar ini merupakan pembinaan terhadap UMKM, di mana UMKM merupakan salah satu pendorong perekonomian negara yang memiliki kontribusi yang cukup besar bagi PDB Indonesia," kata Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Peruri Winarsih Budiriani dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat.

Menurut Winarsih, kontribusi UMKM yang besar bagi negara perlu terus ditingkatkan untuk bisa turut menopang perekonomian nasional.

"Kontribusi yang cukup besar ini yang perlu dijaga dan ditingkatkan agar perekonomian nasional ke depannya selalu meningkat," imbuhnya.

Pada hari pertama, webinar mengusung tema literasi keuangan serta pengenalan terhadap keaslian uang kartal dengan menghadirkan narasumber Yasa Singgih selaku CEO Fortius dan Deviana Anthony selaku Asisten Direktur Grup Perizinan & Pendukung PUR Bank Indonesia.

Selanjutnya pada hari kedua, webinar mengusung tema digitalisasi UMKM serta pemanfaatan aplikasi PaDi (Pasar Digital) UMKM dengan narasumber Faisal Hasan Basri selaku Sekjen Sahabat UMKM serta Muhammad Abirafdi dan Asri Septiani Alifia Listi dari Tim PaDi UMKM Kementerian BUMN.

Berdasarkan data dari Kementerian Koperasi dan UMKM, literasi keuangan pada UMKM menunjukkan angka yang rendah, di mana hal ini akan menyulitkan para UMKM untuk mengelola keuangan dan mengakses pembiayaan usaha mereka.

Selain itu, tema digitalisasi yang diangkat menjadi penting bagi UMKM mengingat digitalisasi proses bisnis dapat membantu mengatasi permasalahan yang dihadapi di era saat ini mulai dari proses produksi hingga pemasaran.

Dalam kesempatan tersebut, Peruri juga memperkenalkan "Scan to Go", yaitu cara berbelanja dengan pengalaman yang unik di M Bloc Market.

Konsep pembayaran Scan to Go didukung oleh aplikasi (mobile apps) M Bloc Market yang dikembangkan oleh Peruri serta menggunakan Peruri Code.

Konsep tersebut memiliki beberapa keunggulan, misalnya pengunjung dapat mengetahui informasi terkait produk secara detail seperti kandungan nutrisi, kalori dan bahan baku serta informasi lengkap produsennya seperti daerah asal, latar belakang dan sejarah produsen (UMKM).

Baca juga: Bank Syariah Indonesia-Peruri kembangkan ekonomi syariah di Indonesia

Baca juga: Tokocrypto gandeng Peruri tumbuhkan kepercayaan industri aset kripto

Baca juga: Tampil di Hannover Messe, Peruri perkenalkan inovasi produk digital



 

Pewarta: Ade irma Junida
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © ANTARA 2021

BUMN dengarkan keluhan karyawan Pos Indonesia

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar