Taiwan perketat kontrol perbatasan tekan varian COVID Delta

Taiwan perketat kontrol perbatasan tekan varian COVID Delta

Ilustrasi - COVID 19 coronavirus Delta variant Sars ncov 2 2021. Delta Strain. India Coronavirus delta variant. B.1.617.2 E484Q L452R. ANTARA/Shutterstock/pri.

Taipei (ANTARA) - Taiwan akan memperketat kontrol perbatasan untuk menekan varian COVID-19 Delta yang sangat menular, dengan mengharuskan kedatangan dari lima negara, termasuk Inggris, menjalani karantina, menurut otoritas pada Jumat.

Menteri Kesehatan Chen Shih-chung mengatakan bahwa mulai Minggu, pendatang asal Bangladesh, Inggris, Indonesia, Israel dan Peru diwajibkan menjalani karantina 14 hari di fasilitas milik pemerintah.

Warga asing dari Brazil dan India terlebih dahulu menghadapi karantina semacam itu, selagi yang lainnya harus dikarantina di rumah atau di hotel selama 14 hari.

Tujuh kasus varian COVID Delta di Taiwan merupakan kasus impor yang terdeteksi selama karantina.

Wilayah itu sedang memerangi klaster kasus domestik, yang hampir semuanya karena dominan varian Alpha, meski jumlahnya stabil dan wabahnya relatif kecil.

Chen mengumumkan 76 kasus baru domestik pada Jumat, turun dari 129 kasus sehari sebelum.

Tercatat total 14.465 kasus COVID-19 di Taiwan, termasuk 610 korban meninggal.
Baca juga: Taiwan lanjutkan pembatasan COVID sampai 28 Juni
Baca juga: Kasus lokal harian COVID Taiwan di bawah angka 100

Sumber: Reuters

Penerjemah: Asri Mayang Sari
Editor: Suharto
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar