Polisi sambangi tempat kongko Kelapa Gading pakai kostum superhero

Polisi sambangi tempat kongko Kelapa Gading pakai kostum superhero

Superhero Iron Man tengah membagi-bagikan hand sanitizer kepada masyarakat yang sedang kongko di kawasan Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Jumat (25/6/2021). ANTARA/ Abdu Faisal

Kita tidak perlu jadi superhero tapi kita harus bisa jaga diri kita dari paparan COVID-19
Jakarta (ANTARA) - Sejumlah warga kaget ketika personel Kepolisian Resor Metro Jakarta Utara menyambangi tempat kongko di Kelapa Gading sambil mengenakan kostum superhero pada Jumat (25/6).

Seperti diutarakan Eva (22), pedagang Dapoer Ojol LKG, Pegangsaan Dua, Kelapa Gading yang tiba-tiba diberikan masker dan hand sanitizer oleh polisi berkostum Iron Man (tokoh superhero dalam film produksi Marvel).

Baca juga: Alokasi anggaran COVID-19 2021 diakomodir perangkat daerah

"Kaget .. kaget .. banget, kirain ada penertiban. Eh tahunya pak polisi bagi-bagi masker, bagi-bagi hand sanitizer," ujar Eva saat ditemui wartawan di Jakarta Utara, Jumat.

Rupanya, Kapolres Metro Jakarta Utara Komisaris Besar Polisi Guruh Arif Darmawan menerapkan kebijakan tersebut untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar lebih berdisiplin mematuhi protokol kesehatan seiring lonjakan kasus penyebaran COVID-19 di DKI Jakarta.

Baca juga: Pemerintah ubah IGD rumah sakit Jakarta jadi ruang isolasi COVID-19

Guruh mengatakan kesadaran tersebut diperlukan semua pihak untuk mengatasi kondisi saat ini.

"Ini salah satu untuk menarik perhatian masyarakat. Jangankan masyarakat biasa superhero pun mematuhi prokes. Kita tidak perlu jadi superhero tapi kita harus bisa jaga diri kita dari paparan COVID-19," ujar Guruh saat ditemui wartawan di lokasi.

Guruh mengatakan tangan dan droplet adalah sarana transmisi terjadinya penyebaran COVID-19, untuk itu pihaknya membagikan sejumlah masker dan 1.000 botol hand sanitizer kepada masyarakat agar tetap menerapkan protokol kesehatan 5M, yaitu mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer, memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi aktivitas.

Baca juga: Petugas gabungan pantau prokes di Kecamatan Makasar

"Ini tidak bosan kami imbau pada masyarakat, InsyaAllah kalau kita mematuhi prokes, kemudian tidak lupa selalu berdoa pada Tuhan, InsyaAllah pandemi ini segera berakhir," kata Guruh.

Guruh juga mengapresiasi upaya yang dilakukan personel Kepolisian Sektor Kelapa Gading yang tetap siaga mengajak masyarakat untuk mematuhi prokes dengan membagikan "hand sanitizer" dan masker secara langsung pada masyarakat di tiga titik yaitu lampu lalu lintas Jalan Perintis Kemerdekaan, shelter ojek daring Pegangsaan Dua, dan di Jalan Raya Boulevard Kelapa Gading.

Sebab, saat ini tidak bisa lagi biasa-biasa menghadapi kondisi kasus positif COVID-19, tapi yang saat ini dibutuhkan adalah langkah luar biasa untuk menggelorakan kembali disiplin mematuhi protokol kesehatan.

Catatan Worldometers per Jumat (25/6) terdapat lonjakan kasus positif COVID-19 di Indonesia dalam rentang 18-24 Juni 2021 sebesar 61 persen. Pada Kamis (24/6) penambahan kasus positif COVID-19 per hari di Indonesia mencapai 20.574 kasus.

Sedangkan data Kemenkes per Selasa (22/6) "positivity rate" Indonesia tercatat 51,62 persen, artinya setiap dua orang yang dites PCR, satu orang positif COVID-19.

Sejumlah data di atas menunjukkan kondisi penyebaran COVID-19 yang luar biasa serta harus dihadapi oleh bangsa Indonesia.

Guruh mengatakan akan mengupayakan kegiatan serupa untuk dilakukan di wilayah hukum Polres Metro Jakarta Utara lainnya.

"Kegiatan serupa akan kami upayakan," kata Guruh.

Pewarta: Abdu Faisal
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar