Presiden: Dukung TADEX untuk mendorong ekosistem digital yang inklusif

Presiden: Dukung TADEX untuk mendorong ekosistem digital yang inklusif

Presiden joko Widodo memberi keterang pers terkait kesiapan vaksinasi COVID-19 bagi anak-anak berusia 12-17 tahun di Istana Merdeka, Jakarta, Senin, (28/62021). ANTARA/HO-Biro Pers Sekretaiat Presiden.

Karya anak bangsa ini harus kita dukung dan manfaatkan sebaik-baiknya untuk mendorong ekosistem digital yang inklusif, membangun periklanan digital yang inovatif dan transparan dengan tetap mengedepankan kualitas penyampaian pesan ke publik,
Jakarta (ANTARA) -
Presiden RI Joko Widodo mengajak seluruh pihak mendukung keberadaan platform digital karya anak bangsa Tanah Air Digital Exchange (TADEX) untuk mendorong ekosistem digital inklusif.

Ajakan tersebut disampaikan Presiden dalam sambutannya secara virtual pada acara peluncuran TADEX yang disaksikan melalui tayangan aplikasi Zoom di Jakarta, Selasa.

"Karya anak bangsa ini harus kita dukung dan manfaatkan sebaik-baiknya untuk mendorong ekosistem digital yang inklusif, membangun periklanan digital yang inovatif dan transparan dengan tetap mengedepankan kualitas penyampaian pesan ke publik," jelas Presiden.

Baca juga: Gernas BBI perkuat "branding" artisan lokal melalui platform digital

Presiden menyambut baik platform TADEX yang merupakan hasil kolaborasi Dewan Pers, Taskforce Media Sustainability, dan Telkomgroup.

Menurut Presiden, TADEX adalah inovasi teknologi bagi industri media, khususnya periklanan.

"Saya yakin TADEX akan memberikan angin segar karena menawarkan modal bisnis periklanan digital yang berkelanjutan, membuka banyak peluang baru dan bermanfaat bagi advertiser, publisher, marketer dan pemangku kepentingan lain," jelas Presiden.

Baca juga: Menkop targetkan 30 juta UMKM gabung ekosistem digital 2024

Presiden memandang kehadiran TADEX menjadi momentum penting melahirkan lompatan-lompatan baru, menciptakan ekosistem digital yang lebih baik, dan menjadikan Indonesia sebagai negara dengan kekuatan ekonomi terbesar di Asia Tenggara.

Pewarta: Rangga Pandu Asmara Jingga
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar