IHSG ditutup naik, investor antisipasi rilis inflasi dan pekerjaan AS

IHSG ditutup naik, investor antisipasi rilis inflasi dan pekerjaan AS

Ilustrasi: Layar monitor menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan saham di Jakarta. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/wsj.

Investor mengantisipasi rilis perhitungan awal (flash) data laju inflasi (CPI dan core CPI) bulan Juni di zona Euro serta rilis data ADP Employment Report bulan Juni di AS nanti malam
Jakarta (ANTARA) - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu sore ditutup menguat di tengah beragamnya pergerakan bursa saham regional Asia.

IHSG ditutup menguat 36,44 poin atau 0,61 persen ke posisi 5.985,49. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 naik 5,84 poin atau 0,7 persen ke posisi 844,85.

"Investor mengantisipasi rilis perhitungan awal (flash) data laju inflasi (CPI dan core CPI) bulan Juni di zona Euro serta rilis data ADP Employment Report bulan Juni di AS nanti malam," tulis Tim Riset Phillip Sekuritas dalam kajiannya di Jakarta, Rabu.

Mengakhiri semester I 2021, indeks saham di Asia sore ini ditutup variatif dengan kecenderungan turun setelah data memperlihatkan ekspansi aktivitas di sektor manufaktur China melambat ke level terendah dalam empat bulan terakhir.

Ekspansi manufaktur tersebut tertekan oleh tingginya harga bahan mentah, kelangkaan semikonduktor, serta lonjakan kasus penularan virus COVID-19 di Provinsi Guangdong yang merupakan pintu gerbang ekspor dari China.

Data resmi Manufacturing PMI yang dirilis oleh Biro Statistik Nasional turun ke level 50,9 pada Juni dari level 51 pada Mei namun masih lebih tinggi dari ekspektasi analis yang berada di 50,8.

Baca juga: IHSG Rabu dibuka menguat 1,38 poin

Dibuka menguat, IHSG betah berada di di teritori positif sepanjang perdagangan saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, sepuluh sektor meningkat dengan sektor barang konsumen non-primer naik paling tinggi yaitu 1,11 persen, diikuti sektor teknologi dan sektor keuangan masing-masing 0,5 persen dan 0,2 persen. Sedangkan satu sektor terkoreksi yaitu sektor barang konsumen primer sebesar minus 0,39 persen.

Penutupan IHSG sendiri diiringi aksi jual saham oleh investor asing yang ditunjukkan dengan jumlah jual bersih asing atau net foreign sell sebesar Rp472,32 miliar.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.173.371 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 25,89 miliar lembar saham senilai Rp12,67 triliun. Sebanyak 253 saham naik, 240 saham menurun, dan 145 tidak bergerak nilainya.

Sementara itu, bursa saham regional Asia sore ini antara lain Indeks Nikkei melemah 21,08 poin atau 0,07 persen ke 28.791,53, Indeks Hang Seng turun 166,15 poin atau 0,57 persen ke 28.827,95, dan Indeks Straits Times meningkat 40,97 poin atau 1,33 persen ke 3.130,46.

Baca juga: Saham Eropa dibuka jatuh, tertekan kekhawatiran inflasi dan pandemi

Baca juga: Saham Inggris merosot, FTSE 100 turun akibat lonjakan kasus COVID

 

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2021

PSBB Jawa-Bali, Airlangga : IHSG positif

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar