Kasus masih tinggi, Anies minta orang tua motivasi anak ikut vaksinasi

Kasus masih tinggi, Anies minta orang tua motivasi anak ikut vaksinasi

Gubernur DKI Jakarta DKI Jakarta Anies Baswedan bersama Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran dan Pangdam Jaya Mayjen TNI Mulyo Aji menyaksikan vaksinasi COVID-19 untuk anak-anak di SMAN 20 Jakarta, Kamis (1/7/2021). (ANTARA/Mentari Dwi Gayati)

Jakarta (ANTARA) - Gubernur DKI Jakarta DKI Jakarta Anies Baswedan meminta para orang tua di Ibu Kota untuk memotivasi anaknya agar mengikuti program vaksinasi COVID-19 seiring dengan tren kasus positif aktif pada anak yang masih tinggi.

Dalam peluncuran (kick off) program vaksinasi untuk anak-anak di SMAN 20 Sawah Besar, Jakarta Pusat, Kamis, Anies berpesan pada orang tua untuk melindungi dan menjaga keselamatan anak-anak untuk tetap sehat. Salah satunya melalui vaksinasi agar mereka bisa beraktivitas leluasa dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Pada tahap awal, sebanyak 100 anak-anak mendapatkan suntikan vaksin dosis pertama di SMAN 20 Jakarta setelah mendapat izin dari para orang tua untuk divaksinasi.

"Kami meminta pada orang tua, bukan hanya mengizinkan, justru memotivasi anak-anaknya untuk mengikuti vaksinasi," kata Anies.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu mewanti-wanti para orang tua akan tren kasus positif aktif pada anak di bawah usia 18 tahun yang masih bertambah di ibu kota.

Ia menjelaskan bahwa pada Desember 2020 hingga Februari 2021, tidak banyak anak-anak yang terpapar virus saat puncak gelombang pertama COVID-19 Jakarta terjadi.

Baca juga: 16 warga dari dua RT di Kelapa Dua Wetan masih positif COVID-19
Baca juga: Berseragam dinas, Anies serta Kapolda-Pangdam luncurkan vaksinasi anak


Namun, berdasarkan data yang masuk pada Senin (28/6), sebanyak 13 persen dari 8.348 kasus positif yang dilaporkan adalah anak-anak di bawah usia 18 tahun.

Dari 13 persen jumlah tersebut, sebanyak 917 kasus berasal dari anak usia 6-18 tahun dan 327 kasus adalah anak usia 0-5 tahun. Sisanya, yakni 6.436 kasus adalah usia 19-59 tahun dan 668 kasus adalah usia 60 tahun ke atas.

Karena itu, Anies mengajak orang tua agar anaknya mengikuti pelaksanaan program vaksinasi.

Menurut dia, vaksinasi menjadi penting, terutama setelah 1,5 tahun mereka harus belajar jarak jauh dan tidak bisa berkegiatan dengan teman-teman di sekolah dengan leluasa.

"Mari lindungi anak-anak, mari pastikan mereka sehat, bisa leluasa beraktivitas, karena sudah mendapatkan vaksin. Walaupun sudah mendapatkan vaksin, tetap harus mengikuti protokol kesehatan, paling tidak pertahanan disiapkan," kata Anies.

#ingatpesanibu
#sudahdivaksintetap3m
#vaksinmelindungikitasemua
 

Pewarta: Mentari Dwi Gayati
Editor: Sri Muryono
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Kilas NusAntara Siang

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar