Vaksinasi massal COVID-19 di Kubu Raya diikuti 12.653 orang

Vaksinasi massal COVID-19 di Kubu Raya diikuti 12.653 orang

Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan (kiri) memantau pelaksanaan vaksinasi COVID-19 massal yang dilaksanakan di halaman kator bupati Kubu Raya. ANTARA/Rendra Oxtora/am.

Jika stok kita tinggal sedikit, nanti dari TNI atau POLRI bisa membantu begitu juga sebaliknya kita saling memperkuat
Pontianak (ANTARA) - Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kubu Raya, Provinsi Kalimantan Barat, Marijan mengatakan, kegiatan vaksinasi massal COVID-19 yang dilaksanakan pihaknya selama tujuh hari diikuti sebanyak 12.653 orang.

"Alhamdulillah, antusias masyarakat cukup besar untuk mengikuti kegiatan vaksinasi massal ini, di mana selama tujuh hari, kegiatan ini diikuti 12.653 orang," kata Marijan di Sungai Raya, Kamis.

Dia menjelaskan, berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Kubu Raya jumlah warga yang mengikuti vaksinasi massal COVID-19 lanjutan yang dimulai hari Senin tanggal 28 sampai 30 Juni 2021 lebih meningkat jika dibandingkan pada pelaksanaan vaksinasi massal pada minggu lalu yang dimulai tanggal 22 sampai 25 Juni 2021.

Baca juga: Vaksin massal di Lebak diselenggarakan di 28 lokasi

Jumlah ini hampir sama jika dibandingkan pada pelaksanaan vaksinasi massal minggu lalu, yang mana pada vaksinasi massal yang dimulai tanggal 22 Juni sampai 25 Juni sebanyak 6.317 orang disuntik vaksin sedangkan untuk tanggal 28 sampai 30 Juni hari ini sebanyak 6.127 orang yang disuntik vaksin.

Marijan mengatakan, pelaksanaan vaksinasi massal sejak minggu sampai vaksinasi massal lanjutan dimulai hari Senin sampai hari terakhir ini semua berjalan aman dan lancar. Yang mana warga sangat antusias mengikuti kegiatan ini dan selama dua hari kemarin sebanyak jumlah warga yang disuntik vaksin berjumlah 3.706 orang.

"Warga yang ikut vaksinasi massal pada tanggal 28 sebanyak 1856 orang sedangkan pada tanggal 29 Juni kemarin sebanyak 1.950 orang jadi total warga yang ikut vaksinasi massal lanjutan selama dua hari ini sebanyak 3.706 orang," tuturnya.

Baca juga: 208 lokasi vaksinasi massal ada di Jakarta Selatan

Dia menambahkan, jika dilihat capaian vaksinasi Kubu Raya di pemerintah pusat, layanan publik Kubu Raya mencapai 78 persen, angka itu dikarenakan adanya hambatan yang ada saat mengantri data, karena setiap hasil yang sudah dilakukan langsung dientri dalam sistem yang dikendalikan petugas dan petugas inilah yang memberikan informasi terkait capaian layanan publik.

"Target kita setiap harinya sebanyak 2.000 warga yang divaksin, karena yang dientri itu sebanyak 1.000 lebih saja sedangkan yang belum dientri jumlahnya cukup banyak, sebab adanya kendala dari tenaga, SDM dan tergantung pada signal," katanya.

Sementara itu, Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan mengapresiasi dan bersyukur melihat antusias dan gelombang warga yang datang semakin hari semakin membludak. Kondisi itu menujukan warga Kubu Raya semakin sadar butuh vaksin dan semakin tidak ragu.

Baca juga: 1 juta dosis vaksin hadiah Hari Bhayangkara ke 75

Tentunya hal itu menjadikan Pemkab Kubu Raya semakin optimis sepanjang vaksin tersedia dan target mengejar herd immunity (kekebalan kelompok) akan tercapai di Kubu Raya dan optimis herd immunity sebesar 70 persen ini bisa tercapai, asal stok vaksinnya bisa lebih cepat. 

"Jika stok kita tinggal sedikit, nanti dari TNI atau POLRI bisa membantu begitu juga sebaliknya kita saling memperkuat," kata Muda Mahendrawan.

Muda menambahkan, selama pelaksanaan vaksinasi ini Dinas Kesehatan Kubu Raya melibatkan 150 vaksinator yang tersebar di 20 Puskesmas dengan melibatkan Pustu dan Polindes serta pos lansia yang tersebar di sembilan kecamatan dan desa untuk mendata lansia yang ikut vaksinasi massal.

"Dalam mempercepat pelaksanaan vaksinasi dan mencapai herd immunity, kita menerapkan sistem 'Kepong bakol', yang mana setiap Puskesmas mengajak Satgas COVID-19 Desa bersama Bhabinkamtibmas dan Babinsa untuk membantu masyarakat maupun lansia yang mau divaksin," katanya.

#ingatpesanibu
#sudahdivaksintetap3m
#vaksinmelindungikitasemua

Pewarta: Rendra Oxtora
Editor: Heru Dwi Suryatmojo
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Hengky Kurniawan mengaku tak terlibat pengadaan bansos

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar