Fakultas Psikologi UI fokus penataan kurikulum MBKM

Fakultas Psikologi UI fokus penataan kurikulum MBKM

Dekan Psikologi Universitas Indonesia (UI) Dr. Tjut Rifameutia Umar Ali, M.A., (ANTARA/Foto: Humas UI)

Depok (ANTARA) - Dekan Psikologi Universitas Indonesia (UI) Dr. Tjut Rifameutia Umar Ali, M.A., mengatakan bahwa tahun ini fakultas psikologi fokus pada penataan kurikulum dan infrastruktur program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).

"Filosofi dan konsep program MBKM ini bagus oleh karena itu ia mengajak seluruh sivitas akademika Psikologi UI untuk siap melaksanakan program tersebut melalui kegiatan enam kelompok riset dan tujuh laboratorium yang diharapkan dapat mengakselerasi kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi," kata Tjut Rifameutia dalam keterangannya saat Dies Natalis ke-61 Fakultas Psikologi UI, Sabtu.

Dr. Tjut menyampaikan bahwa Fakultas Psikologi memiliki unit business enterprise yaitu kegiatan ventura di bawah Lembaga Psikologi Terapan yang memiliki tujuan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat di bidang psikologi dalam rangka Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Selain itu juga menjadi wadah kegiatan edukatif bagi mahasiswa; memberi kesempatan pada sarjana psikologi Indonesia untuk dapat mengamalkan Psikologi; dan lainnya.

Fakultas Psikologi UI merayakan Dies Natalis dengan berkolaborasi antara tim Fakultas Psikologi dengan panitia yang berasal dari Alumni angkatan 1989, 1990 dan 1991. Kegiatan Dies Natalis berlangsung sepanjang bulan April hingga Agustus 2021 dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat seperti orangtua, pendidik, UMKM, pelaku bisnis, pemerintah, dan masyarakat.

Baca juga: Psikolog UI buat aplikasi dongeng interaktif untuk anak

Baca juga: UI ciptakan aplikasi pendeteksi dini penyakit psikosis


Ketua Panitia Dies Natalis, Isdar Andre Marwan, S.Psi, berharap Psikologi UI bisa memberikan kontribusi untuk masyarakat luas, mempunyai dampak keilmuan, dan keahlian untuk kemaslahatan masyarakat.

Ia mengatakan bahwa konsep peringatan dan perayaan Dies Natalis Psikologi harus melibatkan semua angkatan, sivitas akademika, mitra, dan masyarakat luas sebagai salah satu tolok ukur keberhasilan.

Konsep lainnya adalah showcase kemampuan warga fakultas psikologi UI dalam produk/layanan/riset. Fakultas Psikologi juga memberikan kontribusi nyata dengan mempersiapkan dana untuk beasiswa bagi mahasiswa yang masih menempuh pendidikan, juga bantuan bagi karyawan fakultas tersebut dan masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19.

Isdar menjelaskan juga tentang penelitian dosen dan non-dosen Psikologi UI mengenai resiliensi dan hubungannya dengan kesehatan mental. Riset tersebut, katanya, dilakukan terhadap responden dari seluruh provinsi di Indonesia dengan jumlah lebih dari 6000 sampel. Mereka merupakan ibu rumah tangga hingga pegawai perusahaan nasional dan internasional.

"Hasil penelitian ini merupakan sumbangsih Fakultas Psikologi UI yang akan diberikan kepada pemangku kepentingan di bawah Kementerian/Lembaga terkait. Hasil riset ini diharapkan juga akan menjadi informasi penting dalam rangka memberikan intervensi yang diperlukan oleh masyarakat untuk membangun resiliensi, dan akan di-share dalam empat webinar," ujar Isdar.

Baca juga: Iluni UI: Resiliensi kunci utama bangkit dari pandemi COVID-19

Baca juga: Doktor UI teliti interaksi Ibu-Anak pada anak 'down syndrome'


 

Pewarta: Feru Lantara
Editor: Zita Meirina
COPYRIGHT © ANTARA 2021

"Ngopi" sambil belajar bahasa isyarat di kedai Kopi Tuli

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar