Pemerintah kebut persiapan Rusun Pasar Rumput jadi tempat isolasi

Pemerintah kebut persiapan Rusun Pasar Rumput jadi tempat isolasi

Ketua Satgas Penanganan COVID-19 Letjen TNI Ganip Warsito (tengah) saat meninjau persiapan Rusun Pasar Rumput sebagai tempat isolasi pasien COVID-19 di Setiabudi, Jakarta Selatan, Sabtu (3/7/2021). ANTARA/HO-Kedeputian Logistik dan Peralatan BNPB

satu minggu harus sudah beroperasi
Jakarta (ANTARA) - Pemerintah terus mengebut persiapan Rusun Pasar Rumput, Jakarta, yang nantinya akan digunakan sebagai tempat isolasi pasien COVID-19 dan diharapkan dalam satu minggu ke depan sudah bisa digunakan.

"Paling lama satu minggu harus sudah beroperasi. Karena urgent," ujar Komandan Lapangan RS Wisma Atlet Letkol TNI Drg. M. Arifin dalam keterangan tertulisnya, Sabtu.

Arifin mengatakan kebutuhan akan ruang isolasi mandiri sangat mendesak, mengingat angka kasus penularan khususnya di DKI Jakarta terus mengalami lonjakan.

Berdasarkan data harian Satgas Penanganan COVID-19, penambahan kasus terkonfirmasi positif di DKI Jakarta sebanyak 9.702 kasus pada Sabtu.

Dalam mempercepat persiapan operasional Rusun Pasar Rumput, BNPB telah mengirimkan sejumlah peralatan meliputi 375 unit ranjang, dua ribu bantal, 786 kasur, 130 sprei, 130 sarung bantal, dan 150 kasur dari dunia usaha.

Baca juga: Kemenag siapkan Asrama Haji Pondok Gede jadi RS Darurat
Baca juga: Muzani: Pemerintah pusat-daerah segera buka RS darurat


Beberapa peralatan lainnya akan dikirimkan secara bertahap sesuai arahan Kepala BNPB Letjen TNI Ganip Warsito. Hal itu ditujukan guna memenuhi kebutuhan sarana dan prasarana Rusun Pasar Rumput sesuai standar yang telah ditetapkan untuk isolasi mandiri terpusat.

"Gantungan baju, handuk, gayung, ember, lemari pakaian harus disiapkan juga," ujar Ganip yang juga menjabat sebagai Ketua Satuan Tugas Penanganan COVID-19.

Menurutnya, kapasitas sementara yang disediakan untuk tempat isolasi di Rusun Pasar Rumput sebanyak 698 hunian yang masing-masing akan diisi tiga tempat tidur.

Adapun persiapan tersebut melibatkan beberapa unsur mulai dari BNPB, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi DKI Jakarta, Dinas Pekerjaan Umum DKI Jakarta, Pasar Jaya DKI Jakarta, dan Suku Dinas Kesehatan Jakarta Selatan.

Baca juga: Anies sebut tenda darurat pasien COVID sudah dipasang pada 22 RS
Baca juga: RS Darurat COVID-19 Wisma Atlet tambah 1.400 tempat tidur
Baca juga: Cenderung naik, Banyumas siapkan RS darurat tangani pasien COVID-19

Pewarta: Asep Firmansyah
Editor: Budhi Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Kilas NusAntara Malam

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar